3. Psoriasis
Psoriasis adalah penyakit kulit yang akibat kelainan autoimun. Gejalanya berupa sensasi panas di kulit dan bercak gatal dalam ukuran dan tingkat keparahan yang bervariasi.
Bagi pengidap psoriasis, penggunaan sabun yang tepat dapat mencegah iritasi lebih lanjut. Cara ini juga dapat mempercepat proses penyembuhan, bahkan mengobatinya.
4. Jerawat
Jerawat adalah salah satu penyakit kulit yang paling umum. Gejalanya bisa meliputi:
- Pustula, yaitu jerawat dengan nanah di ujungnya.
- Papula, yaitu benjolan yang muncul akibat infeksi pada folikel rambut.
- Nodul, yaitu benjolan yang menyakitkan di bawah permukaan kulit.
- Kista, benjolan yang lebih besar, nyeri, berisi nanah di bawah permukaan kulit.
Pilihlah produk perawatan wajah yang tidak menyumbat pori-pori, non-comedogenic, non-acnegenic, dan bebas minyak.
5. Biduran
Biduran atau urtikaria adalah penyakit kulit dengan gejala bercak merah atau bengkak pada kulit. Tanda tersebut biasanya muncul karena reaksi alergi terhadap makanan, obat-obatan, gigitan serangga, atau suhu.
Biduran dapat muncul dalam berbagai ukuran dan bentuk. Gejalanya dapat berlangsung beberapa jam hingga beberapa hari sebelum hilang dengan sendirinya.
6. Jamur kulit
Jamur kulit adalah infeksi yang terjadi akibat pertumbuhan jamur berlebihan di permukaan kulit. Gejalanya berupa kemerahan, gatal-gatal, dan ruam kulit di area selangkangan, ketiak, kuku, kulit kepala, atau kaki.
Untuk meminimalisir rasa gatalnya, kamu bisa membersihkan area yang terkena dengan sabun dan air mengalami sebanyak dua kali sehari. Langkah ini efektif mengendalikan penyebaran infeksi.
7. Cacar air
Cacar air, juga dikenal sebagai varisela, adalah penyakit infeksi virus yang disebabkan oleh virus varisela-zoster (VZV). Tandanya ruam kulit yang gatal dan berisi cairan, serta demam ringan.
Penyakit kulit ini menular melalui kontak langsung dengan pengidap atau melalui udara ketika mereka bersin atau batuk. Gangguan lebih umum terjadi pada anak-anak ketimbang orang dewasa.
Dengan mandi secara teratur menggunakan sabun yang cocok, kamu dapat menurunkan risiko keparahan gejala. Menjaga kulit tetap bersih juga menjadi langkah pencegahan infeksi sekunder.