SUBANG, TINTAHIJAU.com – Memilih metode KB yang tepat setelah melahirkan merupakan hal penting bagi ibu menyusui.
Selain berfungsi untuk mencegah kehamilan, KB yang digunakan juga harus aman dan tidak mengganggu produksi ASI.
Dengan memahami berbagai pilihan metode KB yang tersedia, ibu menyusui dapat menentukan kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi tubuh dan kebutuhan keluarga.
1. Metode Amenore Laktasi (MAL)
KB alami yang mengandalkan menyusui eksklusif. Efektif hingga bayi berusia 6 bulan, selama ibu belum haid dan menyusui secara penuh.
2. KB Pil Progestin (Pil Mini)
Aman karena tidak mengandung estrogen sehingga tidak mengganggu produksi ASI. Harus diminum setiap hari pada waktu yang sama.
3. Suntik KB Progestin
Diberikan setiap 3 bulan. Tidak memengaruhi kualitas dan jumlah ASI.
4. Implan (Susuk KB)
Dipasang di bawah kulit lengan dan efektif hingga 3–5 tahun. Aman untuk ibu menyusui.
5. IUD (Spiral)
Baik IUD tembaga maupun hormonal aman digunakan saat menyusui dan efektif jangka panjang.
6. Kondom
Tidak memengaruhi ASI dan dapat digunakan kapan saja.
Sebagai catatan, hindarilah KB yang mengandung estrogen pada awal masa menyusui karena dapat menurunkan produksi ASI.
Lalu, konsultasikan dengan bidan atau dokter untuk memilih metode KB yang paling sesuai dengan kondisi ibu.
Pemilihan metode KB yang aman selama menyusui membantu ibu merencanakan kehamilan tanpa mengganggu kesehatan bayi.
Dengan konsultasi yang tepat kepada tenaga kesehatan, ibu dapat menggunakan kontrasepsi yang efektif dan tetap mendukung keberhasilan pemberian ASI.





