Keluarga

Dokter Jiwa Jelaskan Dampak Buruknya Bagi Mereka yang Sering Tebar Hoax di Medsos

×

Dokter Jiwa Jelaskan Dampak Buruknya Bagi Mereka yang Sering Tebar Hoax di Medsos

Sebarkan artikel ini
Internet di Ponsel

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Di tengah masa kampanye hingga pelaksanaan pemilu, kita sering disuguhi dengan berbagai hoax yang berseliweran di media sosial.

Fenomena ini menjadi perhatian serius, terutama bagi mereka yang rentan terpengaruh oleh informasi palsu.

Bagaimana sebaiknya kita menghadapi teman yang gemar menyebar hoax? Berikut adalah saran dari seorang dokter jiwa untuk mengatasi masalah ini.

Dikutip dari laman detikHealth, Menurut dr. Ashwin Kandouw, seorang Spesialis Kedokteran Jiwa, ada tipe kepribadian tertentu yang cenderung gemar menyebar hoax. Dalam percakapannya dengan wartawan pada Selasa (13/2/2024), dr. Ashwin menyebutkan bahwa hoax adalah hal yang sangat kejam dan merugikan.

Dampak dari penyebaran hoax ini dapat bervariasi, tergantung pada penerima informasi tersebut. Namun, yang pasti, hoax selalu menimbulkan ketidaknyamanan karena biasanya tidak benar.

Bagi beberapa individu dengan kondisi mental yang kurang stabil, penyebaran hoax dapat memiliki dampak serius. Ini terutama berlaku bagi mereka yang memiliki riwayat depresi.

Menurut dr. Ashwin, informasi palsu yang didesain untuk menimbulkan kecemasan bisa memicu tindakan bunuh diri pada individu yang tidak siap secara mental.

Namun, bagaimana jika kita berada di lingkungan di mana ada teman atau kenalan yang gemar menyebar hoax?

Dr. Ashwin memberikan pandangan bahwa beberapa orang yang gemar menyebar hoax umumnya sulit untuk diingatkan. Mereka bahkan tidak merasa bersalah meskipun informasi yang mereka sebarkan terbukti tidak valid.

Dalam situasi seperti ini, dr. Ashwin menyarankan untuk menjaga jarak dengan orang-orang semacam itu. Menurutnya, berinteraksi dengan mereka tidak akan memberikan manfaat apapun dan justru bisa membuat kita terpengaruh oleh informasi yang tidak benar.

Meskipun demikian, kita tetap bisa memberikan saran untuk mencari bantuan profesional, meskipun kemungkinan besar orang tersebut menolak dan menjawab dengan sikap defensif.

Menghadapi teman yang gemar menyebar hoax memang tidak mudah, namun dengan memahami saran dari seorang dokter jiwa seperti dr. Ashwin, kita dapat lebih bijaksana dalam mengelola situasi tersebut.

Semoga dengan kesadaran akan dampak negatif dari penyebaran hoax, kita semua dapat menjadi lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi di era digital ini.