Mengenal Manfaat Sourdough untuk Kesehatan

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Roti sourdough, yang dihasilkan dari fermentasi dengan ragi alami, semakin mendapatkan perhatian positif dari kalangan pecinta kuliner karena dianggap lebih sehat.

Dikutip dari laman gooddoctor.co.id, proses pembuatan roti sourdough melibatkan tepung, air, dan starter sourdough, yang memanfaatkan ‘ragi liar’ dan bakteri asam lactic yang secara alami terdapat di tepung untuk meragikan roti.

Fermentasi ini memberikan ciri khas rasa asam pada roti sourdough, sambil menyajikan manfaat kesehatan yang signifikan.

Menurut laman tersebut, roti ini tidak hanya menjadi sumber kalsium dan potasium yang baik, tetapi juga diakui sebagai sumber antioksidan yang bermanfaat menurut situs kesehatan WebMD.

Berikut adalah beberapa kelebihan sourdough dibandingkan roti biasa, berserta dampak positifnya pada kesehatan:

  1. Lebih Mudah Dicerna

    Sourdough terbukti lebih mudah dicerna daripada roti yang menggunakan ragi modern. Penelitian yang dilaporkan dalam jurnal Food Microbiology mengungkapkan bahwa hal ini dipengaruhi oleh kandungan prebiotik dan senyawa probiotik di dalam sourdough. Prebiotik, sebagai serat tidak dicerna, berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik di usus, sementara probiotik merupakan bakteri baik yang dapat ditemukan di makanan dan suplemen. Kombinasi ini menjadikan sourdough pilihan yang lebih ramah bagi mereka yang sensitif terhadap gluten.

  2. Menurunkan Indeks Glikemik

    Roti sourdough memiliki indeks glikemik (IG) yang lebih rendah dibandingkan roti biasa. Indeks glikemik adalah indikator seberapa cepat karbohidrat dalam makanan diubah menjadi gula darah. Dengan memiliki IG yang lebih rendah, roti sourdough membantu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil, sesuatu yang penting untuk kesehatan metabolik.

  3. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

    Kandungan prebiotik dan probiotik dalam roti sourdough berperan penting dalam meningkatkan kesehatan pencernaan. Prebiotik, sebagai makanan bakteri baik di usus, dan probiotik, sebagai bakteri baik itu sendiri, bekerja bersama untuk menciptakan lingkungan usus yang sehat dan seimbang.

  4. Lebih Bernutrisi

    Meskipun menggunakan tepung yang sama seperti roti biasa, proses fermentasi pada sourdough meningkatkan kandungan nutrisi di dalamnya. Penelitian dalam jurnal Food Microbiology menunjukkan bahwa starter dari sourdough yang menggunakan gandum utuh mengandung mineral seperti potasium, fosfat, magnesium, dan zinc secara lebih baik. Selain itu, bakteri asam lactic dalam sourdough juga berperan dalam menurunkan kadar pH roti, yang sekaligus mengurangi kadar phytate. Ini memberikan manfaat ganda, yaitu meningkatkan ketersediaan mineral dan mengurangi antinutrisi yang dapat menghambat penyerapan mineral oleh tubuh.

Dengan segala kelebihan dan dampak positifnya pada kesehatan, roti sourdough menjadi pilihan yang menarik untuk diperhitungkan bagi mereka yang peduli akan aspek nutrisi dan kesehatan dalam konsumsi roti sehari-hari.

Baca Juga:  Mengenal Penyakit Diabetes Melitu dan Pengobatannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: red.tintahijau@gmail.com