OPINI: Penyelesaian Krisis Biaya UKT melalui Pinjol di ITB Lewat Pendekatan Wakaf Produktif

Kontroversi muncul di Institut Teknologi Bandung (ITB) terkait pendanaan biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang dibayarkan melalui platform pinjaman online (Pinjol).

Hal ini menimbulkan perdebatan seputar dampak sosial dan ekonomi yang mungkin timbul dari praktik ini. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah solusi nyata diusulkan melalui penerapan Wakaf Produktif, dengan fokus pada lembaga atau organisasi yang dapat menjadi pionir dalam menerapkan model alternatif ini.

Pada dasarnya, biaya UKT telah menjadi beban finansial bagi banyak mahasiswa, dan beberapa kampus, termasuk ITB, mulai mencari alternatif pendanaan. Salah satu solusi yang diterapkan adalah pembayaran biaya UKT melalui pinjaman online atau Pinjol.

Baca Juga:  Inilah Lima Syarat Memilih Pemimpin dalam Islam

Meskipun memberikan kemudahan akses pendidikan, penggunaan Pinjol untuk membayar biaya pendidikan menyimpan sejumlah masalah etis dan dampak negatif, termasuk tingginya suku bunga dan risiko utang bagi mahasiswa.

Studi Kasus : Biaya UKT melalui Pinjol di ITB
1. Dampak Sosial Mahasiswa
Banyak mahasiswa merasakan dampak psikologis dan finansial karena terbebani oleh utang pinjaman yang harus mereka bayarkan setelah lulus. Ini menciptakan tekanan tambahan pada mereka, menghambat fokus pada studi dan pengembangan pribadi.

Baca Juga:  OPINI: Mencermati Kritik Kampus Terhadap Jokowi Dalam Mengawal Pemilu 2024

2. Dampak Ekonomi Mahasiswa
Suku bunga yang tinggi dan ketentuan pengembalian yang ketat dari Pinjol dapat menyulitkan mahasiswa dalam mengelola keuangan mereka. Hal ini dapat menciptakan siklus utang yang sulit diputuskan, terutama bagi lulusan yang baru memasuki dunia kerja.

3. Dampak Terhadap Lingkungan Kampus
Penggunaan Pinjol untuk membayar biaya UKT menciptakan dinamika baru dalam lingkungan kampus, di mana mahasiswa dapat terpengaruh oleh tekanan finansial dan ketidakpastian keuangan.

Solusi : Pendekatan Wakaf Produktif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: red.tintahijau@gmail.com