SUBANG, TINTAHIJAU.com – Dalam era modern yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi, remaja dihadapkan pada berbagai pilihan yang menuntut kemampuan pengelolaan keuangan yang baik.
Situasi ini membuat literasi finansial menjadi keterampilan yang semakin penting untuk dikuasai sejak dini.
Literasi finansial tidak hanya berkaitan dengan cara mengelola uang, tetapi juga mencakup kemampuan membuat keputusan finansial yang bijak, memahami risiko, serta merencanakan masa depan.
Namun, kenyataannya, banyak remaja yang masih minim pengetahuan tentang dasar-dasar keuangan, sehingga rentan terhadap perilaku konsumtif dan masalah finansial di kemudian hari.
Oleh karena itu, pemahaman mengenai literasi finansial perlu ditanamkan sebagai bekal untuk membentuk generasi yang lebih mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.
1. Membentuk Kebiasaan Baik Sejak Dini
Remaja yang terbiasa menabung, mengatur pengeluaran, dan membuat anggaran akan lebih mudah mengelola keuangan saat dewasa. Kebiasaan ini bisa mencegah masalah keuangan di masa depan.
2. Meningkatkan Kemandirian
Dengan literasi finansial, remaja tidak bergantung sepenuhnya pada orang tua. Mereka bisa mengatur uang jajan, merencanakan pembelian, hingga mencari peluang mendapatkan penghasilan tambahan.
3. Menghindari Perilaku Konsumtif
Di era media sosial, godaan belanja sangat kuat. Remaja yang memahami nilai uang akan lebih bijak belanja dan tidak mudah terpengaruh tren.
4. Mempersiapkan Masa Depan
Pengetahuan tentang menabung, dana darurat, dan investasi membuat remaja siap menghadapi kebutuhan besar di masa depan seperti kuliah, membeli gadget, atau memulai usaha.
5. Mengajarkan Tanggung Jawab
Mengelola uang mengajarkan remaja tentang tanggung jawab, perencanaan, serta konsekuensi dari setiap keputusan finansial.
6. Menghindari Jeratan Utang
Tanpa literasi finansial, remaja bisa mudah terjebak pada pinjaman online ilegal atau cicilan yang tidak sesuai kemampuan. Pengetahuan dasar tentang utang dan risiko sangat penting.
7. Siap Menghadapi Dunia Kerja
Memahami gaji, pajak, tabungan, hingga investasi menjadi bekal penting saat memasuki dunia kerja atau berwirausaha.
Literasi finansial bukan hanya soal angka, tetapi tentang keterampilan hidup yang akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang.
Memberikan pemahaman finansial sejak remaja adalah investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang mandiri, bijak, dan siap menghadapi tantangan ekonomi.





