FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Ada Balita Suka Boneka Pocong, Adakah Dampak Psikologisnya?

Indeks Artikel




SUBANG, TINTAHIJAU.com - Masa balita adalah masa ketika anak mengeksplor semua hal yang ada di sekitarnya. Baru-baru ini, cukup viral di media sosial yaitu foto yang memperlihatkan balita dengan bonekanya yang seram berbentuk pocong.

Foto tersebut sontak membuat warganet merasa ngeri, Bunda. Pasalnya, boneka yang dibawa balita itu benar-benar berbentuk pocong, lengkap dengan wajahnya yang seram.

Akun Twitter @Updatext yang mengunggah foto balita itu menulis, "Kecil-kecil seleranya death metal."

Berbagai respons dari warganet pun memenuhi kolom replies di twit tersebut. Ada yang menganggap seram, ada yang bingung kenapa sejak kecil sudah tahu hal-hal seperti itu. Namun, ada pula ternyata yang anaknya suka boneka pocong.

BACA JUGA: 5 Langkah yang Harus Dilakukan Bunda Saat Balita Sakit Gigi

"Astaghfirullah nak," tulis akun @_ni*****.

"Kenapa bisa tahu?" tulis @Ran******.

"Same energy," tulis akun @alm***** yang mengunggah juga foto balita dengan boneka pocongnya.

Kalau menurut Bunda, bagaimana? Apa yang Bunda lakukan jika hal yang sama terjadi pada anak Bunda?

Nah, HaiBunda menanyakan hal ini kepada psikolog anak Samanta Elsener, M.Psi. Menurutnya, pengaruh anak suka boneka seram adalah dari informasi yang diterima anak, Bunda.



BACA JUGA: Ini Penjelasan Pakar, Kenapa Virus Corona Tidak Menyerang Balita

Ya, di usia tersebut, anak bisa menyerap segala informasi yang didapat. Bisa dari cerita atau obrolan orang-orang di sekitar anak. "Dan tontonannya apa, sehingga membentuk ia menjadi familiar dengan hal ini," kata Samanta seperti dikutip dari laman HaiBunda, Kamis (22/7/2021).

Lalu, adakah dampak psikologis pada anak? Lalu, bagaimana sebaiknya orang tua bersikap jika memang anak secara naluriah suka hal-hal yang seram? Baca kelanjutannya di halaman berikut.

Adakah dampak psikologisnya? Bagaimana Orang Tua Harus Bersikap? Simak di halaman berikutnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Permintaan Maaf Yahya Waloni Kepada Umat Nasrani, "Maaf Atas Khilaf dan Salah Saya" https://t.co/cvKA1ppbdl
Ingin Menyembunyikan Obrolan di WhatsApp Web? Begini Caranya https://t.co/Xstf65NMNk
Bentrok 2 Ormas di Perbatasan Cianjur - Sukabumi, Keluarga Korban Ungkap Kronologi Kejadian https://t.co/XAen1VSFqr
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter