FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

4 Tips Usaha Pertanian Bisa Cuan Maksimal di Era Pandemi

Indeks Artikel



SUBANG, TINTAHIJAU.COM - Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat di era pandemi, nyatanya juga menyulitkan aktivitas petani.

Lead of Enterprise CROWDE, Rizky Andika Septiyanzar mengatakan pandemi beserta pembatasan kegiatan masyarakat berdampak pada melambatnya proses distribusi produk pertanian hingga menurunnya daya beli masyarakat. Orang-orang dibatasi untuk makan di luar. Ingin berwisata dan menginap di hotel pun jadi penuh pertimbangan.

Akibatnya, masyarakat benar-benar hanya makan seperlunya, padahal petani tetap berproduksi sepenuhnya. Alhasil, panen petani tak terserap maksimal dan mereka merugi. “Tapi di lain sisi, sektor ini juga yang paling bertahan bahkan bertumbuh di masa pandemi karena produk hasil pertanian akan selalu dibutuhkan masyarakat,” kata Andika


BERITA TERKAIT:
Diproyeksikan Swasembada Beras, Emil Berharap Produksi Padi di Jabar Seperti Vietnam
Petani Milenial Subang Dikukuhkan Sebagai Komda Jaringan Pertanian Nasional Oleh Mentan
Optimalkan Hidroponik, Cara Kiki M Iqbal Pertahankan Stok Pangan Saat PSBB

Berikut tips mempertahankan usaha pertanian agar tetap cuan maksimal di masa pandemi:

1. Berusaha adaptif dengan situasi/kondisi saat ini
Ya, tidak ada yang mengharapkan situasi pandemi ini akan terjadi. Namun, nasi telah menjadi bubur. Perubahan pola konsumen membuat kondisi pasar ikut menyesuaikan. Sehingga membuat para pemilik usaha membutuhkan strategi yang berbeda. Sebagai contoh, konsumen saat ini lebih suka berbelanja kebutuhan secara online. Mau tidak mau, usaha Anda juga harus beralih ke sana agar dapat menjangkau konsumen yang lebih luas. Dengan memanfaatkan media sosial atau aplikasi chatting, Anda sudah bisa kembali meningkatkan penjualan.

2. Terus berinovasi menggali potensi
Kondisi yang serba terbatas saat ini, perlu didorong dengan melakukan inovasi agar produktivitas usaha pertanian dapat terus meningkat. Selain itu, inovasi juga diperlukan untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi agar lebih menguntungkan. Inovasi yang dilakukan bisa berbentuk, misal pemanfaatan lahan rawa. Selain itu, penggunaan teknologi pertanian, seperti alat pendeteksi cuaca, pengukur pH, dan pengukur kelembapan tanah. Hingga inovasi produk pengolahan hasil panen yang menciptakan peluang baru.  



 

Selengkapnya klik di halaman berikutnya..



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Seminar AMSI: Media Siber Sehat Garda Terdepan Lawan Informasi Hoax https://t.co/emO9iIo6Ox
Pria Timur Tengah yang Siksa Istri dengan Air Keras di Cianjur Diduga Psikopat, Akan Dites Kejiwaan https://t.co/Rd5Aznd1e7
Apreisasi Eksistensi AMSI, Wagub Jabar: Pemerintah dan Pers Harus Berkolaborasi https://t.co/WfIOWFlBJA
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter