Komunitas terpimpin erat kaitannya dengan kehidupan di saat ini, ciri-ciri demokrasi terpimpin pertama adalah memudarkan system ego sendiri atau menunjukan diri sendiri dan tidak mengikatkan diri sendiri tetapi menjadi elemen penompang dalam proses pemerintahan.
Kedua adalah Hak dasar manusia untuk menjadi manusia yang bersosial, berkarakter, mandiri dan bergotong royong, ketiga memiliki hak demokrasi untuk mufakat,kebebasan berkarya, keterbukaan komunitas terpimpin memuat peranan yang mendukung program-program pemerintah. Komunitas terpimpin mempunyai Visi dan Missi tearah , terukur dan berdaya guna.
New Generation adalah generasi baru dijaman sekarang yaitu kaum Millinneal sering disebut generasi Y yaitu sekelompok orang yang lahir setelah generasi X mereka yang lahir kisaran 1980 hingga 2000.
Menurut Ali dan Purwadi ( 2017 ) generasi milinneal adalah generasi yang unik karena banyak dipengaruhi oleh Smart Phone, media sosial sehingga akan mempengaruhi pola pikir Tindakan.
Generasi Millenial erat kaitannya dengan media teknologi sering disebut DIGITAl Native atau Next Generation ( Preansky 2001 ).
Generasi Z adalah generasi yang lahir diawal tahun 2000 , mereka yang lahir di generasi Z hampir sama memiliki kesamaan dengan generasi Y, tetapi mereka mampu mengaplikasi semua kegiatan dalam satu waktu seperti nge; Twett dengan Smartphone, Browsing dengan Personal Chat dan mendengarkan MP3 ( menggunakan head set), Apapun yang dilakukan semuanya berhubungan dengan dunia maya.
Generasi Y mengalami pesatnya perkembangan teknologi Informasi
memberikan ciri khas yang menggambarkan dari kumpulan sikap dan
perilaku mereka, rata-rata menghabiskan waktu dengan layar, perangkat Mobile, Hp , computer, laptop.
Teknologi membuat para generasi Internet tersebut mengandalkan media sosial sebagai tempat untuk mendapatkan informasi, media sosial menjadi tempat untuk mencurahkan segala kemampaun berpikir, menjadi platform pelaporan dan sumber utama bagi informasi kepada masyarakat.
Gaya hidup yang berubah lekat dengan dunia maya, memiliki pengetahuan tinggi, ternyata melahirkan titik lemah bagi genarasi millennial dan berdampak banyak terhadap keamanan generasi Millennial di dunia maya.
Dinamika kehidupan yang begitu menyedot perhatian publik, perubahan timbul sangat pesat adalah merubah pola hidup yang dominan berkehidupan dengan dunia maya,Millennialis rata-rata mengalihkan perhatiannya dari berbagai gawai. Demikian juga urusan bekerja Millennial lebih tertarik
memiliki pekerjaan yang bermakna daripada sekedar bayaran besar. (pusat data republika)
Strategi menghadapi new generation harus bisa menyesuaikan dengan karakteristik dan perilaku mereka dengan cara sebagai berikut :
1. Memanfaatkan kemampuan dan kemauan kaum Millennial untuk
berkarya di jaman now dengan melakukan inovasi -inovasi dalam
membantu proses pemerintahan.
2. Mengoptimalkan jejaring media sosial dengan digital nat woorking.
3. Trasnparan sebagai kunci keberhasilan.
4. Kolaborasi dengan Influencer.
Memaksimalkan kemampuan berpikir kaum Millennial dengan pola pikir yang lebih modern, lebih tertarik memberi perhatian secara singkat atas sesuatu hal, mereka lebih terbuka, mereka sangat haus dengan informasi namun kurang suka terhadap hal hal yang bersifat birokrasi.
dr. DWINAN MARCHIAWATI, MARS, Penulis adalah Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Subang