Literasi

Tabloid Monitor, Jejak Nostalgia Media Cetak Hiburan Era 80-90an

×

Tabloid Monitor, Jejak Nostalgia Media Cetak Hiburan Era 80-90an

Sebarkan artikel ini

“Keluarga Cemara” adalah lagi karya Mas Wendo yang mendunia, awalnya sebagai serial di Majalah Hai, kemudian merambah ke layar kaca dan menyentuh hati penonton. Berbagai serial seperti “Kiki dan Komplotannya”, “Imung”, dan kisah silat “Senopati Pamungkas” juga menjadi bukti kepiawaian Mas Wendo dalam meracik cerita yang tak terlupakan.

Di samping itu, rubrik “Menulis Itu Gampang” dan “Mengarang Novel Itu Gampang” menjadi petunjuk berharga bagi generasi muda yang ingin mengembangkan keterampilan menulis. Artikel-artikel tentang senja, pergaulan, humor, dan bimbingan karir yang ditulisnya juga memberikan kontribusi besar pada pembaca dari berbagai kalangan.

Mas Wendo bukan hanya menciptakan karya-karya di Majalah Hai dan Tabloid Monitor, tetapi juga di berbagai media cetak lainnya seperti Tabloid Citra, Citra Musik, Dangdut, Bintang Indonesia, dan masih banyak lagi di bawah naungan penerbitan Gramedia Grup.

Semua tulisan Mas Wendo dipenuhi dengan kecerdasan, kekreatifan, dan imajinasi yang segar. Karyanya tak akan lekang oleh waktu, dan akan tetap dikenang sepanjang masa.

Sebelum pandemi melanda, Kin bersyukur dapat menghadiri Tribute to Arswendo Atmowiloto yang diinisiasi oleh para jurnalis senior untuk mengenang 100 hari kepergian sang maestro. Acara tersebut menjadi ajang bertemu dengan sahabat, keluarga, dan kolega Mas Wendo, merayakan warisan budayawan yang telah menjadi panutan bagi banyak orang.

Salam hormat dan doa kesehatan selalu teruntuk Ibu Agnes Sri Hartini, istri tercinta almarhum, serta keluarga besar Mas Wendo. Semoga karya-karya beliau tetap menginspirasi dan mewariskan semangatnya kepada generasi-generasi mendatang. Terima kasih atas segala kontribusi dan kebijaksanaan yang telah diberikan oleh Almarhum Mas Arswendo Atmowiloto.

Mereka bukan hanya sekadar mantan awak Monitor, tetapi juga sosok-sosok yang memiliki peran penting dalam perjalanan berbagai media cetak yang diasuh, dikelola, dan dibesarkan oleh Mas Arswendo Atmowiloto. Majalah Hai, Tabloid Monitor, Tabloid Citra, Citra Musik, Kawanku, Bintang Indonesia, Dangdut, dan sejumlah media cetak lainnya menjadi bukti betapa besar pengaruh dan kontribusi Arswendo Atmowiloto dalam perkembangan dunia media di Indonesia.

Postingan Monitor bukan hanya sekadar serangkaian gambar sampul. Ia menjadi sebuah pintu gerbang nostalgia yang membuka ruang bagi mereka yang pernah terlibat dalam kegemilangan media cetak di masa lalu. Dengan setiap ulasan dan tanggapan, para mantan awak Monitor memberikan sentuhan khusus yang menambah makna setiap kenangan yang terabadikan dalam halaman-halaman tabloid tersebut. “Bersyukur Tanpa Libur” adalah motto yang diberikan Mas Wendo kepada jurnalis yang pernah bergabung bersamanya.

Melalui serangkaian unggahan, Monitor bukan hanya sekadar menjadi kenangan, tetapi juga merangkul kembali mereka yang pernah terlibat di dalamnya. Sukses membawa kita pada perjalanan nostalgia yang sarat akan cerita dan pengalaman, Monitor dan mantan awaknya tetap menjadi bagian tak terpisahkan dalam sejarah panjang media cetak Indonesia.