Megapolitan

11 Penambang Tewas Akibat Gas Beracun di Tambang Pongkor Bogor

×

11 Penambang Tewas Akibat Gas Beracun di Tambang Pongkor Bogor

Sebarkan artikel ini
Penemuan mayat
Foto Ilustrasi

BOGOR, TINTAHIJAU.com – Tragedi tambang kembali terjadi di kawasan Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor. Sebanyak 11 penambang dilaporkan meninggal dunia akibat terpapar gas beracun di dalam lubang tambang emas. Hingga Kamis (22/1/2026), seluruh jenazah korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi menyatakan, operasi evakuasi dan pencarian masih terus dilakukan meski risiko di lokasi tergolong tinggi. Gas karbon monoksida (CO) masih terdeteksi mengendap di lorong-lorong tambang, sehingga membahayakan keselamatan tim penyelamat.

“Hasil pemantauan menunjukkan konsentrasi gas CO sempat mencapai 1.200 part per million (ppm), yang berada pada level mematikan. Saat ini kadar gas masih di kisaran 200 ppm dan belum sepenuhnya aman,” kata Rudi seperti yang dikutip dari laman detikJabar, Jum’at (23/01/2026).

Para korban diketahui berasal dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor, yakni Nanggung, Cigudeg, dan Sukajaya. Mereka meninggal dunia setelah menghirup asap beracun saat berada di dalam lubang tambang.

Proses evakuasi dilakukan secara terpadu oleh personel Polri, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta tim teknis dari PT Aneka Tambang (ANTAM). Operasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi udara di dalam tambang.

Polisi juga masih mendalami adanya potensi korban tambahan. Sejumlah laporan warga terkait anggota keluarga yang belum kembali ke rumah menjadi dasar dilanjutkannya pencarian di lorong-lorong terdalam tambang.

Sebagai langkah lanjutan, kepolisian telah mendirikan posko pengaduan bagi masyarakat serta menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga korban guna meringankan beban ekonomi akibat tragedi tersebut. Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh laporan kehilangan dapat dipastikan.

Sumber: detikJabar