Anggota Polisi yang Salah Tangkap Pasutri di Cileungsi Dicopot dari Jabatan

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Polres Bogor melakukan pemeriksaan terhadap anggotanya terkait insiden salah penangkapan yang menimpa pasangan suami istri di Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Akibat kesalahan dalam operasi tersebut, anggota yang terlibat dikenai sanksi pencopotan dari jabatannya.

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, menyatakan bahwa anggota yang terlibat telah menjalani pemeriksaan dan diberhentikan dari jabatannya.

Hal ini sebagai tindak lanjut atas kejadian yang menimpa pasangan suami istri tersebut. Seluruh anggota yang terlibat dalam operasi tersebut mendapat sanksi yang sama, sesuai dengan keputusan yang diambil oleh pihak berwenang.

“Sanksi pencopotan tersebut diberlakukan kepada semua anggota yang terlibat dalam kejadian tersebut,” tegas Rio seperti dikutip dari laman OkeZone, Minggu (11/2/2024).

Baca Juga:  12 Penambang Batu di Jalancagak Subang Tersambar Petir, Satu Orang Tewas

Sebagai pimpinan, Rio juga menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi serta menegaskan tanggung jawabnya atas tindakan yang dilakukan oleh anggota di bawahnya.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini. Saya bertanggung jawab dan mohon maaf,” ungkapnya.

Sebelumnya, pasangan suami istri di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, dihentikan oleh aparat kepolisian yang mengira mereka sebagai buronan kasus pencurian. Namun, setelah pemeriksaan lebih lanjut, ternyata mobil yang mereka tumpangi merupakan salah sasaran dalam operasi penangkapan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Rabu, 7 Februari 2024, ketika Tim Resmob Satreskrim Polres Bogor sedang melakukan operasi penangkapan terhadap pelaku pencurian minimarket di wilayah Rancabungur. Operasi tersebut dilakukan bersama tim gabungan dengan kerugian mencapai Rp190 juta.

Baca Juga:  Siskaeee, Tersangka Kasus Film Dewasa Dinyatakan Tidak Mengalami Gangguan Jiwa

“Terdapat tujuh orang tersangka yang berhasil diidentifikasi oleh tim gabungan Resmob,” ujar Teguh dalam keterangannya.

Tim berhasil menangkap tiga orang tersangka, dan pada tahap berikutnya melakukan penyelidikan di daerah Cileungsi yang mengarah pada penangkapan tersangka lainnya.

Salah satu pelaku memberikan informasi penting terkait rekannya yang terlibat dalam kejahatan, termasuk memberikan ciri-ciri kendaraan yang sesuai dengan informasi dalam video viral yang diduga milik rekan-rekan pelaku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: red.tintahijau@gmail.com