BANDUNG, TINTAHIJAU.com – Kota Bandung dinobatkan sebagai kota dengan tingkat kemacetan tertinggi di Indonesia, berdasarkan laporan terbaru dari perusahaan teknologi navigasi asal Belanda, TomTom. Laporan ini menganalisis tingkat kemacetan lalu lintas di berbagai kota di dunia dan menunjukkan bahwa Bandung mengalami keterlambatan waktu perjalanan yang signifikan dibanding kota-kota besar lainnya di Tanah Air.
Kemacetan parah kerap terjadi di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Asia Afrika, serta titik-titik sibuk lainnya seperti kawasan Kiaracondong dan Jalan Soekarno-Hatta. Kondisi ini tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan lingkungan.
Menanggapi situasi tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bandung telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengurai kemacetan, salah satunya melalui penerapan Area Traffic Control System (ATCS). Sistem berbasis teknologi ini dirancang untuk mengatur lalu lintas secara otomatis dan responsif berdasarkan kondisi jalan secara real-time.
“Kami sedang memperkuat infrastruktur ATCS agar lebih efisien dalam mengatur lalu lintas di titik-titik rawan macet. Kami juga menggandeng berbagai pihak, termasuk kepolisian dan komunitas transportasi, untuk mendukung implementasinya,” ujar Farhan.
Pemkot Bandung berharap strategi ini dapat mengurangi beban lalu lintas, meningkatkan ketertiban berkendara, serta mempercepat waktu tempuh masyarakat dalam berkegiatan sehari-hari. Selain itu, Farhan juga menyebutkan pentingnya kesadaran pengguna jalan dan peningkatan kualitas transportasi publik sebagai solusi jangka panjang.