Megapolitan

Banjir Belum Surut, Enam RT di Kebon Pala Jakarta Timur Terendam

×

Banjir Belum Surut, Enam RT di Kebon Pala Jakarta Timur Terendam

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi banjir di Kebon Pala Jakarta. | Prayogi/Republika.

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Banjir masih merendam wilayah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, hingga Jumat (30/1/2026). Ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan mencapai 2 meter, menyebabkan aktivitas warga lumpuh dan memaksa petugas melakukan evakuasi berkelanjutan.

Pantauan di RT 13 Kebon Pala menunjukkan genangan air masih berada di kisaran 125 sentimeter. Namun, semakin ke bagian dalam permukiman, ketinggian air meningkat hingga sekitar 200 sentimeter. Meski pada siang hari air dilaporkan mulai surut dibandingkan pagi hari, genangan masih tergolong tinggi.

Ketua RT setempat menyebutkan, sedikitnya enam RT terdampak banjir di wilayah tersebut. Warga mengungkapkan air mulai naik sejak dini hari akibat tingginya curah hujan serta meningkatnya debit air di Bendungan Katulampa, yang memicu luapan Kali Ciliwung.

Tim SAR gabungan bersama petugas dan pengurus RT terus melakukan evakuasi menggunakan perahu untuk menjangkau rumah-rumah yang terendam. Petugas juga membujuk warga agar bersedia dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Namun, sebagian warga memilih bertahan di lantai dua rumah mereka. Alasan utama warga enggan mengungsi adalah untuk menjaga barang-barang pribadi dari potensi kerusakan dan kehilangan.

Meski demikian, upaya evakuasi tetap dilakukan demi keselamatan warga. Pemerintah setempat telah menyiapkan posko pengungsian di SDN Kampung Melayu 01 dan SMPN 26 Kebon Pala. Bantuan logistik terus disalurkan, sementara kebutuhan pakaian sebagian besar dibawa sendiri oleh warga.

Selain Kebon Pala, banjir juga masih menggenangi sejumlah wilayah lain di Jakarta Timur. Berdasarkan catatan terakhir BPBD DKI Jakarta, sebanyak 38 RT di dua kecamatan masih terendam banjir.

Petugas mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang belum menentu. Hujan berpotensi kembali turun dan memperparah banjir, terutama di kawasan bantaran Kali Ciliwung. Pemerintah daerah bersama tim SAR terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan, serta meminta warga mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Sumber: KOMPAS.tv