SUBANG, TINTAHIJAU.COM — Banjir kembali menerjang wilayah Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang. Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat malam menyebabkan luapan air merendam permukiman warga di Desa Ciasem Tengah, Dusun Wanajaya, Sabtu (24/1/2026). Puluhan rumah terendam, aktivitas warga lumpuh, dan sebagian keluarga terpaksa bertahan di tengah genangan.
Di tengah kondisi tersebut, Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan warga serta memimpin upaya penanganan darurat. Dengan mengenakan seragam dinas, Kapolres menyusuri kawasan banjir, berdialog dengan warga, dan memantau kondisi rumah-rumah yang terendam air.
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Subang itu menjadi suntikan semangat bagi warga yang terdampak. Selain melakukan peninjauan, Kapolres juga menginstruksikan personel untuk membantu evakuasi, pengamanan lokasi, serta pendistribusian bantuan logistik.
Tidak hanya fokus pada kebutuhan fisik, Polres Subang juga menggelar kegiatan trauma healing, terutama bagi anak-anak yang tampak mengalami ketakutan dan stres akibat bencana. Personel memberikan pendampingan psikologis sederhana guna memulihkan rasa aman dan semangat warga pascabanjir.
Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres Subang menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 1.000 pouch beras dan 1.000 dus mi instan kepada para korban. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada warga melalui aparat desa dan unsur Forkopimcam setempat.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak sendiri menghadapi musibah ini. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” ujar AKBP Dony Eko Wicaksono di sela-sela peninjauan.
Kegiatan penanganan banjir ini turut melibatkan unsur Forkopimcam Kecamatan Ciasem, pemerintah desa, serta relawan dan personel Polres Subang yang bekerja bahu-membahu di lapangan.
Hingga Sabtu sore, genangan air di beberapa titik masih bertahan. Warga berharap cuaca segera membaik dan bantuan terus mengalir agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan kehidupan kembali normal.





