Megapolitan

BNPB Catat Sejumlah Bencana di Berbagai Daerah

×

BNPB Catat Sejumlah Bencana di Berbagai Daerah

Sebarkan artikel ini
Pemerintah melakukan pengiriman bantuan pangan dan non-pangan yang dibutuhkan warga terdampak di wilayah Sumatra Barat menggunakan helikopter, Senin (1/12/2025). Pemerintah mengirim 4 ton bantuan pangan dan non-pangan ke sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. (Sumber: ANTARA/HO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Desa Baliara dan Desa Jonokalora, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (31/1) sekitar pukul 12.30 waktu setempat. Peristiwa tersebut menjadi salah satu rangkaian kejadian bencana yang tercatat di sejumlah daerah di Indonesia.

Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam periode 31 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 1 Februari 2026 pukul 07.00 WIB, sejumlah bencana dilaporkan terjadi di berbagai wilayah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan kebakaran di Parigi Moutong pertama kali diketahui dari laporan masyarakat setempat. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas gabungan segera diterjunkan ke lokasi kejadian.

“Tim dari BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama Dinas Pemadam Kebakaran, unsur TNI/Polri, serta masyarakat berhasil memadamkan api pada hari yang sama,” ujar Muhari dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab kebakaran masih didalami oleh pihak kepolisian.

Selain karhutla, BNPB juga menerima laporan adanya pergeseran tanah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kejadian tersebut berlangsung di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, pada Jumat (30/1) dini hari, dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dan kondisi tanah yang labil.

“Pergeseran tanah mengakibatkan 11 rumah warga mengalami kerusakan ringan dan berdampak terhadap 57 jiwa,” kata Muhari. Hasil kaji cepat BPBD setempat menemukan retakan di sejumlah bangunan yang berpotensi memburuk jika hujan kembali turun.

Cuaca ekstrem juga melanda Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (31/1). Tujuh desa di Kecamatan Prambanan, Manisrenggo, dan Tulung terdampak angin kencang disertai pohon tumbang.

Akibat kejadian tersebut, tercatat 23 rumah mengalami kerusakan ringan, satu fasilitas umum rusak ringan, dua tempat usaha rusak sedang, serta delapan akses jalan terganggu. BPBD Kabupaten Klaten telah mengerahkan personel untuk pendataan dan penanganan di lapangan.

Sementara itu, bencana banjir dilaporkan terjadi di Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, tepatnya di Desa Soagimalaha, Kecamatan Kota Maba, pada Sabtu (31/1). Banjir tersebut berdampak pada 35 rumah warga, dua kios, satu fasilitas ibadah, serta satu area pemakaman umum.

Di wilayah yang sama, abrasi pantai juga dilaporkan terjadi di Desa Puao, Kecamatan Wasile Tengah, pada Sabtu sore sekitar pukul 15.30 WIT. Hujan yang mengguyur kawasan tersebut menyebabkan rusaknya talud penahan ombak sepanjang kurang lebih 200 meter.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di sejumlah wilayah.

Sumber: KOMPAS.tv