GARUT, TINTAHIJAU.com – Aksi sadis mengguncang warga Garut setelah polisi berhasil membekuk Zamzam (21), pemuda asal Garut yang menjadi otak pembacokan brutal terhadap seorang gadis bernama SD (28). Peristiwa berdarah ini terjadi pada Kamis malam, 1 Mei 2025, di kawasan perkotaan Garut.
Malam itu, SD tengah menikmati cuanki bersama seorang teman di Jalan Cimanuk, Tarogong Kidul. Tanpa diduga, dua pemuda menghampirinya. Salah satunya adalah Zamzam. Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Priharin, pelaku mengajak korban untuk berkencan.
“Korban menolak ajakan tersebut, lalu pergi menuju arah Tarogong untuk pulang,” ujar Joko.
Penolakan itu rupanya membuat Zamzam naik pitam. Dalam kondisi mabuk, ia membuntuti korban. Saat korban melintas di depan sebuah hotel di Jalan Cimanuk, Zamzam mencegat motornya dan langsung mengayunkan golok berkali-kali.
“Korban dibacok sebanyak 9 kali menggunakan golok. Akibatnya, kepala korban harus dijahit sembilan kali,” jelas Joko.
Usai melancarkan aksi bengisnya, Zamzam melarikan diri, sementara korban dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Peristiwa ini segera dilaporkan ke polisi. Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV, identitas pelaku terungkap. Namun, Zamzam menghilang dan menjadi buronan hampir empat bulan.
Akhirnya, tim Sancang Polres Garut berhasil membekuk Zamzam pada Minggu siang, 10 Agustus 2025, di kawasan Tarogong Kaler. “Tersangka ditangkap tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Garut,” kata Joko.
Di hadapan penyidik, Zamzam mengaku menyesal dan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kini, ia mendekam di tahanan dan dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, dengan ancaman hukuman penjara hingga lima tahun.
Sumber: detikJabar