TASIKMALAYA, TINTAHIJAU.com — Angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, selama dua hari terakhir. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sedikitnya 15 rumah warga rusak akibat tertimpa pohon tumbang.
Ketua Forum Komunikasi Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan laporan kejadian diterima hingga Minggu (25/1/2026). Rumah-rumah terdampak tersebar di Kecamatan Puspahiang, Kadipaten, Sodonghilir, Salawu, dan Singaparna, dengan kerusakan didominasi pada bagian atap dan genting.
Kerusakan terparah terjadi di Kampung Tagog, Desa Buniasih, Kecamatan Kadipaten, setelah sebuah pohon mangga berukuran besar roboh dan menimpa rumah milik warga bernama Sahman Karya. Selain itu, satu rumah dinas di Desa Singaparna juga mengalami kerusakan serupa.
Tagana bersama aparat setempat dan warga segera melakukan evakuasi serta pembersihan material pohon untuk memastikan lingkungan kembali aman. Jembar memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga kini, petugas gabungan masih melakukan pemantauan di lokasi terdampak dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi angin kencang dan cuaca ekstrem.





