Megapolitan

Debit Sungai Cipunagara Meningkat, Permukiman dan Jalan Pantura di Pamanukan Subang Terendam

×

Debit Sungai Cipunagara Meningkat, Permukiman dan Jalan Pantura di Pamanukan Subang Terendam

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Debit air Sungai Cipunagara di wilayah Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, mengalami peningkatan pada Jumat (30/1/2026) pagi. Kondisi tersebut menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga hingga badan Jalan Pantura, tepatnya di Desa Mulyasari.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang, Tommy Hidayat, menyampaikan bahwa ketinggian muka air Sungai Cipunagara telah melampaui angka 755 MDPL. Akibatnya, air masuk ke rumah-rumah warga di wilayah Kedung Gede, Desa Mulyasari.

“Ketinggian genangan di rumah warga bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga 85 sentimeter,” ujar Tommy.

Seiring meningkatnya debit air, warga dengan kondisi rentan seperti orang sakit, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia) mulai dievakuasi ke lokasi yang lebih aman untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan air susulan.

Luapan air juga berdampak pada arus lalu lintas di jalur Pantura. Kendaraan dari arah Indramayu menuju Cikampek terpaksa memperlambat laju saat melintasi genangan air guna menghindari mogok maupun kecelakaan lalu lintas.

Hingga kini, BPBD Subang masih melakukan pemantauan di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan dampak banjir. Pengendara yang melintas di jalur Pantura diimbau tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.