Megapolitan

Diduga Tertimbun Longsor di Curug Cileat Subang, Pencarian Dua Wisatawan Asal Karawang Dilanjutkan Pagi Ini

×

Diduga Tertimbun Longsor di Curug Cileat Subang, Pencarian Dua Wisatawan Asal Karawang Dilanjutkan Pagi Ini

Sebarkan artikel ini
Created with GIMP

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Tim SAR gabungan menghentikan sementara proses pencarian terhadap dua orang wisatawan perempuan yang diduga tertimbun material longsor di kawasan wisata Curug Cileat, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, pada Jumat (15/5/2026) petang.

Sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (SOP) kebencanaan, proses evakuasi dan penyisiran dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIB. Selain karena faktor waktu, langkah ini diambil demi keselamatan petugas di lapangan.

“Kondisi tebing dan tanah di sekitar lokasi masih labil serta berpotensi terjadi longsor susulan,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, Udin Jazudin, kepada awak media pada Jumat malam (15/5/2026).

Udin menegaskan bahwa proses pencarian akan dimaksimalkan kembali pada Sabtu (16/5/2026) pagi ini dengan melibatkan seluruh unsur tim gabungan.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas tersebut bermula saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan wisata Curug Cileat pada Jumat siang. Sekitar pukul 15.00 WIB, tebing di sekitar area wisata tiba-tiba ambrol dan luluh lantak saat sejumlah pengunjung masih berada di lokasi.

Berdasarkan data yang dihimpun, dua korban yang diduga tertimbun merupakan warga Kabupaten Karawang yang sedang asyik berswafoto di sekitar curug. Identitas kedua korban adalah:

  • Alda Apriliani (22), warga Cikampek, Karawang.
  • Winda Limbong (20), warga Kosambi, Karawang.

Menurut kesaksian rekan korban, sempat terdengar suara gemuruh yang keras sesaat sebelum tebing runtuh. Meski beberapa pengunjung lain berhasil menyelamatkan diri, kedua korban diduga tidak sempat menghindar dari terjangan material longsoran yang datang secara cepat.

Upaya Penanganan dan Rencana Pencarian Hari Ini

Pascakejadian, BPBD Kabupaten Subang bersama BPBD Provinsi Jawa Barat langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan aparat setempat, pihak pengelola wisata, serta tim SAR gabungan dari unsur TNI, Polri, dan relawan untuk penanganan darurat di lokasi.

Operasi pencarian yang dilanjutkan Sabtu pagi ini tidak hanya fokus pada evakuasi korban, tetapi juga keselamatan tim. Petugas berencana melakukan asesmen mendalam terhadap kondisi tanah di sekitar tebing guna mengantisipasi pergerakan tanah atau longsor susulan selama proses pencarian berlangsung.