FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Indeks Manufaktur Indonesia Tertinggi ke-2 di ASEAN

Indeks Artikel

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Pandemi Covid-19 sempat meremukkan dunia industri Indonesia, tak terkecuali industri manufaktur. Namun, tiga bulan terakhir, kegiatan manufaktur perlahan pulih, tercermin dari membaiknya Purchasing Managers’ Index (PMI), atau yang juga awam disebut sebagai Indeks Manufaktur.
 
Riset Lifepal.co.id menganalisis bagaimana pemulihan PMI Indonesia apabila dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, Lifepal juga menganalisis bagaimana PMI-BI, indikator serupa yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, mempengaruhi fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia.
 
Purchasing Managers’ Index (PMI) merupakan suatu indikator utama bagi kegiatan perekonomian suatu negara yang dibuat melalui suatu tahapan survei terhadap para purchasing manager di berbagai sektor bisnis yang ada. Angka PMI ini mengindikasikan seberapa optimis pelaku sektor bisnis terhadap kondisi perekonomian ke depan.

Data PMI didasarkan pada survei bulanan dari perusahaan yang dipilih secara hati-hati. Data ini menyajikan indikasi lanjutan tentang apa yang sedang terjadi pada ekonomi sektor swasta dengan melacak variabel seperti, output, permintaan baru, tingkat stok, ketenagakerjaan, dan harga lintas sektor pabrik, konstruksi, eceran, dan jasa.
 
Dalam Purchasing Managers Index, angka yang dimungkinkan keluar berkisar dari angka 0 hingga 100:

  • Jika PMI dirilis dengan angka > 50, maka sektor bisnis tersebut mengalami perkembangan (ekspansi). Semakin tinggi angka indeks PMI maka semakin besar pula perkembangan yang dialami.
  • Jika PMI dirilis dengan angka = 50, maka sektor bisnis tersebut mengalami stagnasi (tidak ada perkembangan).
  • Jika PMI dirilis dengan angka < 50, maka sektor bisnis tersebut mengalami penurunan (kontraksi).

 

Purchasing Managers Index Indonesia menempati posisi ke-2 di ASEAN

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Update Covid-19 di Indramayu 28 Oktober: 7 Sembuh dan 12 Positif https://t.co/sjwOVY1Ibm
28 Oktober, Kasus Covid-19 di Subang Bertambah 11 Orang https://t.co/mBUuQnyxSm
Terkonfirmasi Covid-19, Seorang Nakes di Indramayu Meninggal Dunia https://t.co/CvVyhARoFz
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter