FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Ada Showroom Domba di Majalengka, Omzetnya Tembus Milyaran Rupiah

MAJALENGKA TINTAHIJAU.com - Showroom tidak hanya berkait dengan kendaraan. di Majalengka, ada Showroom Domba yang menjadi transaksi jual beli Domba jenis Garut terbesar dengan omzet hingga Rp2 miliar

Showroom Domba Aljun yang beralamat di Desa Majasari RT 01 RW 01 blok Ekasari, Kecamatan Ligung, Majalengka atau 8 KM dari Jatiwangi dan 5 KM dari arah Ligung.

Showroom Domba Aljun akan sangat ramai Jika hari Raya Idul Adha atau Idul Qurban tiba, Showroom Domba Aljun akan banyak didatangi konsumen untuk memilih Domba dengan banyak pilihan Domba super.

"Sebagai putra Desa Majasari yang merupakan desa terpencil,  saya melihat geografis pertanian disini yang tidak sebagus wilayah lain sehingga dulunya disini banyak yang menjadi TKI ke luar negeri, maka saat ini bersyukur banyak warga yang beternak Domba Garut dibanding bertani, sementara saya sendiri sudah merintis 14 tahun dalam usaha ternak Domba," kata Pemilik Showroom Domba Aljun Hendro atau sering disapa pa Edo Minggu (27/9/2020)

Edo memaparkan, Showroom Domba Aljun sendiri baru berdiri 2 tahun, bahkan saat ini Ia sedang merintis untuk membuka lagi Showroom Domba Aljun yang lebih besar lagi dengan target menuju Domba Garut go internasional.

"Showroom yang sekarang lebih kepada konsep kearifan lokal, terdapat sekitar 1.400 bibit dengan masa panen yang berbeda-beda. ada di Januari, Pebruari dan Maret," katanya.

Ia menambahkan di Showroom Domba miliknya bisa menampung ratusan bahkan seribu ekor jika hari raya tiba, dengan omzet kotor dari Showroom Domba Aljun bisa mencapai Rp2 Milyar setiap bulannya dengan pengiriman banyak ke luar daerah seperti Yogyakarta, Wonosobo, Bandar Lampung, Makasar, Jawa dan Bali. "Sekali mengirim sekitar 80 ekor Domba Garut dengan nomilal Rp160 juta, dalam seminggu bisa mengirim hingga 3 kali." Ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan Pandemi Covid 19 juga berimbas pada ekspor Domba Garut yang akan ia kitim ke UEA. "Dikarenakan sekarang situasi pandemi corona, yang seharusnya mengirim 400 ekor, namun karena pandemi hanya bisa mengirim 50 ekor dulu," imbuhnya.

Edo menambahkan mengapa ia lebih memilih Domba ketimbang jenis ternak lainnya. Ia menilai ada tiga keuntungan dengan beternak Domba. "Pertama bisa sebagai Domba aduan, kedua bisa untuk Aqiqah dan Qurban, ketika Domba apkiran dagingnya masih tetap bisa dijual, dan nominal Domba Garut tidak dilihat dari beratnya daging," tandasnya.

Diakuinya, setiap minggu Showroom Domba Aljun menggelar "open kandang" bagi konunitas pecinta Domba Garut disana para peternak Domba bisa sharing informasi tentang berbagai hal yang menyangkit perdombaan, ujar pria yang juga aktif di Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) ini.


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pasutri Wajib Mencoba, Sensasi Bercinta di Ruangan Sempit https://t.co/XjpTaKYW1a
Inilah Tips Agar Kamu Tidak Terjerat 'Aplikasi Penipu' di Ponsel https://t.co/GIysq5ylWY
Libur dan Cuti Bersama, Pertamina Catat Peningkatan Konsumsi Pertamax Turbo https://t.co/Y9n1bMvPKG
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter