Megapolitan

Inilah Daftar Militer Terkuat di Dunia Selama 2025

×

Inilah Daftar Militer Terkuat di Dunia Selama 2025

Sebarkan artikel ini
Sumber: ad.rekrutmen-tni.mil.id)

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Global Firepower (GFP) kembali merilis daftar negara dengan kekuatan militer terkuat di dunia tahun 2025, menempatkan Amerika Serikat (AS) sebagai pemimpin mutlak, diikuti oleh Rusia dan China dalam klasemen teratas. Pemeringkatan ini mencakup 145 negara dengan lebih dari 60 indikator penilaian, termasuk jumlah personel aktif, kekuatan darat-laut-udara, logistik, sumber daya, dan pertimbangan geografis.

AS Kokoh di Puncak Dunia

Amerika Serikat berada di posisi pertama dunia dengan nilai PowerIndex terendah, sebuah indikator yang menunjukkan kekuatan secara keseluruhan — semakin rendah nilainya, semakin kuat militer suatu negara. AS unggul dalam teknologi militer canggih, anggaran pertahanan terbesar, dan kemampuan proyeksi kekuatan secara global.

Di belakang AS, Rusia dan China berada di peringkat kedua dan ketiga. China menonjol dengan jumlah personel aktif terbesar di antara tiga kekuatan utama, sementara Rusia mempertahankan posisinya dengan kombinasinya antara jumlah pasukan besar dan kapabilitas strategis yang kuat.

Empat Besar Asia

Selain tiga kekuatan global tersebut, dua negara Asia lainnya juga masuk daftar teratas. India menempati posisi keempat berkat jumlah personel aktif dan cadangan yang masif, sementara Korea Selatan berada di posisi kelima dengan fokus pada modernisasi teknologi dan kesiapan tinggi.

Eropa dan Jepang

Negara-negara seperti Inggris, Prancis, Jepang, Turkiye, dan Italia melengkapi posisi 6–10 dalam daftar Global Firepower 2025, masing-masing dikenal dengan kekuatan udara, angkatan laut, atau jadwal modernisasi angkatan bersenjata yang agresif.

Indonesia di 13 Besar Dunia

Prestasi penting dicatat oleh Indonesia yang berhasil menempati peringkat ke-13 dunia dalam daftar kekuatan militer 2025. Dengan PowerIndex mendekati 0,26, pencapaian ini menempatkan Indonesia di atas sejumlah negara besar lain seperti Israel dan Jerman dalam klasemen global.

Peringkat Indonesia juga mencerminkan kepentingan strategisnya di kawasan Asia Tenggara dan Indo-Pasifik, serta perkembangan kapasitas militernya dalam berbagai aspek. Meskipun jumlah alutsista dan teknologi belum setingkat dengan kekuatan global teratas, posisi ini dianggap sebagai tonggak penting bagi pertumbuhan kekuatan militer nasional.

Bukan Hanya Jumlah Pasukan

Para analis menekankan bahwa jumlah personel aktif saja tidak menentukan keseluruhan kekuatan militer. Negara-negara dengan pasukan relatif kecil seperti Jepang, Inggris, dan Prancis tetap berada dalam daftar 10 besar dunia berkat superioritas dalam teknologi, kemampuan angkatan laut dan udara, serta integrasi strategis dengan aliansi seperti NATO.

GFP 2025 menunjukkan bahwa dinamika kekuatan militer saat ini adalah hasil kombinasi antara personel, teknologi, anggaran, serta strategi geopolitik — bukan semata ukuran jumlah tentara atau inventaris peralatan.