KPAI Dorong Hukuman Maksimal Pada Pelaku Pembunuhan Dante Anak Tamara Tyasmara

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Kematian Dante, putra Tamara Tyasmara, yang diduga ditenggelamkan oleh kekasih Tamara, YA, telah menjadi sorotan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

KPAI menyoroti kasus ini dan menekankan perlunya penerapan hukuman maksimal terhadap YA. Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini, menyatakan keprihatinannya terhadap kasus kematian anak akibat kekerasan yang terjadi. Terlebih lagi, kejadian ini melibatkan orang terdekat dari korban.

Menurut Diyah, tindakan YA melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak, sehingga pihaknya menegaskan bahwa YA dapat dijatuhi hukuman maksimal sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Kronologi Pengeroyokan Terhadap Anggota TNI di Jakarta Timur

Diyah juga menekankan pentingnya penyelesaian kasus ini secara adil oleh penegak hukum. Baginya, meskipun Dante telah meninggal dunia, namun hak untuk mendapatkan keadilan tetap melekat pada korban.

KPAI berharap agar kasus ini dapat ditangani dengan seadil-adilnya, dengan pelaku dituntut hukuman maksimal sesuai dengan Undang-Undang.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan YA sebagai tersangka terkait kematian Dante di kolam renang. YA dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak hingga pasal pembunuhan berencana. Ancaman hukuman yang dihadapi YA mencapai 20 tahun penjara, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Mobil Rombongan Anies Alami Kecelakaan di Aceh Timur

Polisi telah mengumpulkan sejumlah bukti terkait kasus ini, termasuk rekaman CCTV dan hasil pemeriksaan dokter forensik terhadap jasad Dante. Bukti-bukti ini menjadi dasar kuat dalam penegakan hukum terhadap pelaku, yang memastikan proses hukum berjalan dengan transparan dan adil.

KPAI menegaskan komitmennya dalam memastikan perlindungan terhadap anak-anak Indonesia dan menuntut keadilan bagi korban kekerasan anak. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya penegakan hukum yang tegas dan adil dalam melindungi hak-hak anak.

Sumber: detikcom

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: red.tintahijau@gmail.com