JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelusuri rangkaian perjalanan dan aktivitas Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023, Ridwan Kamil, khususnya yang dilakukan di luar negeri. Penelusuran ini berkaitan dengan dugaan aliran dana hasil korupsi kasus iklan Bank BJB yang diduga digunakan untuk membiayai sejumlah kegiatan tersebut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, penyidik mendalami keterlibatan pihak-pihak yang turut serta dalam berbagai aktivitas Ridwan Kamil, baik di dalam maupun luar negeri. Pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada bentuk kegiatan, tetapi juga pada pihak-pihak yang ikut serta dalam perjalanan tersebut.
“Dari aktivitas-aktivitas itu, kami mendalami juga pihak-pihak yang turut serta dalam kegiatan-kegiatan Pak RK baik di dalam maupun di luar negeri,” ujar Budi Prasetyo, seperti yang dilansir dari laman Bloobergtechnoz.com, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya, penyidik juga mengkaji kapasitas dan peran para pihak yang ikut dalam perjalanan tersebut, termasuk menelusuri sumber pembiayaan kegiatan. KPK ingin memastikan apakah biaya perjalanan berasal dari anggaran negara, baik APBN maupun APBD, atau justru bersumber dari pihak lain.
“Kapasitas pihak-pihak yang turut serta itu seperti apa? Apakah kemudian juga dibiayai atau ditanggung oleh APBN atau APBD? Atau dari sumber lainnya? Nah, itu juga didalami,” katanya.
Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci daftar negara maupun perjalanan luar negeri yang tengah diselidiki. Budi menyebutkan, informasi detail terkait temuan tersebut akan disampaikan pada waktu yang tepat.
“Aktivitas-aktivitas Pak RK di luar negeri, jadi itu juga kami lacak ke mana saja,” ujarnya.
KPK juga belum dapat memastikan apakah seluruh aktivitas Ridwan Kamil selama periode dugaan korupsi dana iklan Bank BJB merupakan perjalanan dinas resmi sebagai gubernur atau kegiatan pribadi. Untuk memperjelas hal tersebut, penyidik mengumpulkan berbagai dokumen pendukung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk surat perintah perjalanan dinas.
Kendati demikian, penelusuran terhadap sumber dana perjalanan tetap dilakukan secara menyeluruh. Langkah ini sejalan dengan temuan puluhan transaksi penukaran valuta asing yang diduga berkaitan dengan rangkaian kegiatan Ridwan Kamil selama periode tersebut.
Penyidikan kasus dugaan korupsi dana iklan Bank BJB masih terus berjalan. KPK memastikan akan mengusut tuntas aliran dana serta pihak-pihak yang diduga menikmati atau memanfaatkan hasil tindak pidana korupsi tersebut.
Sumber: Bloombergtechnoz.com




