KPU Sebut Pembersihan APK Tanggung Jawab Bersama Peserta Pemilu

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengingatkan bahwa pembersihan alat peraga kampanye (APK) di ruang publik adalah tanggung jawab masing-masing peserta pemilihan umum.

Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Choirul Anam, yang menjelaskan bahwa tahapan Pemilu 2024 telah memasuki masa tenang sejak hari Minggu, 11 Februari 2024 pukul 00.01 WIB.

Selama masa tenang tersebut, peserta pemilu dilarang melakukan kampanye dalam bentuk apapun guna memberikan kesempatan bagi pemilih untuk melakukan pertimbangan secara matang sebelum memilih. Salah satu hal yang harus dilakukan selama masa tenang adalah pembersihan APK yang telah dipasang di ruang publik selama masa kampanye.

Baca Juga:  Begini Cara Memeriksa NIK Sudah Jadi NPWP atau Belum Secara Online

Meskipun pembersihan APK seharusnya menjadi tanggung jawab peserta pemilu, KPU sebagai penyelenggara pemilu memiliki kewajiban untuk mengoordinasikan proses pembersihan ini.

Oleh karena itu, sejak awal masa tenang pada tanggal 11 Februari 2024 pukul 00.01, KPU Jawa Timur bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan pemangku kepentingan terkait, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di wilayah provinsi tersebut, telah melakukan pembersihan APK dari ruang publik.

Pembersihan APK ini dilakukan secara serentak di berbagai wilayah, mulai dari tingkat kabupaten/kota, kecamatan, hingga kelurahan maupun desa. Bahkan, perwakilan dari partai politik peserta pemilu turut serta dalam kegiatan pembersihan APK tersebut.

Choirul Anam menegaskan bahwa koordinasi antara KPU, Bawaslu, dan pemangku kepentingan lainnya akan berlanjut hingga seluruh ruang publik bersih dari APK sebelum hari pencoblosan pada tanggal 14 Februari 2024.

Baca Juga:  Finalis MUID Mengaku Sempat Dibentak Saat Menolak Lepas Busana

Meskipun tidak ada sanksi bagi peserta pemilu yang tidak melakukan pembersihan APK, namun APK yang sudah dibersihkan oleh petugas dapat diambil kembali oleh peserta pemilu di Kantor Bawaslu atau Satpol PP setempat.

Tujuan utama dari pembersihan APK ini adalah untuk memastikan bahwa ruang publik benar-benar bersih dari segala bentuk APK saat hari pemungutan suara tiba. Dengan demikian, diharapkan proses pemilihan umum dapat berlangsung secara fair dan transparan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang telah ditetapkan.

Sumber: ANTARANews

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: red.tintahijau@gmail.com