FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Ingat Kasus Sate Beracun? Ternyata Pelakunya dari Majalengka

Indeks Artikel

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Kepolisian Resor Bantul, berhasil menangkap, Na, 26, perempuan terduga pelaku pengiriman sate beracun yang membuat Naba Faiz Prasetya, 9, meninggal dunia.

Bocah asal salakan II, Bangunharjo, Sewon ini meninggal usai menyantap sate dari ayahnya yang juga driver ojek online, pada Minggu (25/4/2021) lalu.

Dir Reskrimmum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satriya mengatakan, perempuan asal Majalengka, Jawa Barat tersebut ditangkap setelah kepolisian melakukan penyelidikan selama empat hari.

"Motifnya, sakit hati karena target [Tomi] menikah dengan perempuan yang lain," katanya di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021).

BACA JUGA: Sate Pembawa Petaka Jadi Penyebab Tewasnya Anak Driver Ojol

Sebelumnya, Naba Faiz Prasetya, 10, bocah kelas IV SD Muhamadiyah Karangkajen IV meninggal dunia setelah menyantap sebungkus sate yang diduga beracun. Sate tersebut diperoleh Bandiman, 47, ayahnya yang merupakan ojek online (ojol) dari wanita tak dikenal, hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Bandiman saat ditemui di kediamannya mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu kemarin sekitar pukul 15.30 Wib. Saat itu dia hendak berangkat bekerja sehabis salat Asar di salah satu masjid di Jalan Gayam, Umbulharjo. Namun saat hendak berangkat dia dihampiri oleh seorang wanita dan dimintai tolong untuk mengantarkan paket berbuka puasa ke alamat seorang.

"Saya bilang pakai aplikasi saja tapi dia tidak mau karena dibilang enggak punya. Dia langsung kasih alamat dan nomor HP trus suruh kirim ke alamat pak Tomy di Kasihan dan bilang dari Pak Hamid. Saya minta ongkosnya Rp25.000 tapi dia kasih Rp30.000, tapi dia tidak kasih nomor telepon dari pengirim," kata Bandiman.

Dia lantas mengirim paket tersebut ke alamat tujuan. Sesampainya di lokasi dia menelepon si penerima, namun si penerima masih di luar kota dan meminta agar paket tersebut dikomunikasikan kepada istrinya yang berada di rumah. "Tapi istrinya tidak mau terima karena bilang tidak kenal sama Pak Hamid dan suruh agar paketnya dibawa saja untuk saya buat buka puasa, lalu saya bawa pulang," ujarnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kisah Pendaki yang Hilang 2 hari Di Gunung Geulis Akhirnya Berhasil DItemukan di Daerah Angker https://t.co/we7XxI1zXW
Catat!, Begini Cara Mengenali dan Mencegah Smartphone Terkena Aplikasi Jahat https://t.co/ZJUtM0yOgI
Ikatan Cinta Sabtu 12 Juni 2021: Pak Surya Selidiki Masalah Andin dan Elsa https://t.co/V9pa4MZZDw
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter