JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Aksi pencurian yang dilakukan seorang pria di hotel bintang lima kawasan Karet, Jakarta Pusat, akhirnya terhenti setelah pelaku diringkus polisi. Pria tersebut menjalankan aksinya dengan menyamar menggunakan batik dan lanyard agar terlihat seperti karyawan atau peserta kegiatan.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (10/2) sekitar pukul 12.41 WIB dan terekam kamera pengawas hotel. Rekaman CCTV kemudian menjadi salah satu petunjuk bagi polisi untuk mengidentifikasi pelaku.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa pelaku berinisial NW (43) berhasil diamankan tim Subdit Resmob Ditreskrimum.
“Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap pria berinisial NW (43) yang diduga sebagai pelaku pencurian di sejumlah hotel mewah di Jakarta,” kata Budi Hermanto, sepertiyang dikutip dari laman detikcom, Rabu (18/2/2026).
“Pelaku beraksi dengan menyamar sebagai karyawan atau peserta kegiatan menggunakan batik dan lanyard agar tak menimbulkan kecurigaan,” lanjutnya.
NW ditangkap pada Jumat (13/2) di kawasan Matraman, Jakarta Timur, setelah identitasnya terungkap. Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti.
“Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 1 unit laptop milik korban, lanyard, kacamata hitam, tas hitam, baju batik, celana jeans, dan sepatu yang digunakan saat beraksi,” bebernya.
Polisi mengungkap, pelaku kerap mengincar kegiatan seminar atau pertemuan yang digelar di hotel berbintang. Dengan penampilan rapi dan atribut layaknya pekerja kantoran, pelaku bisa masuk ke ruang acara tanpa dicurigai.
“Pelaku diduga menyasar kegiatan seminar atau pertemuan di hotel berbintang. Ia masuk dengan penampilan rapi layaknya pekerja kantoran, mengenakan batik dan lanyard, serta membawa tas, sehingga leluasa mengambil barang korban yang ditinggal tanpa pengawasan,” kata Budi.
Menurut penyelidikan, NW berperan sebagai eksekutor tunggal. Ia memanfaatkan situasi ramai dan kelengahan korban yang meninggalkan barang di ruang rapat.
“Pelaku memanfaatkan situasi kegiatan di hotel yang cukup ramai. Dengan berpenampilan seperti peserta atau karyawan, pelaku leluasa masuk ke ruang pertemuan dan mengambil barang korban yang ditinggalkan tanpa pengawasan,” ujarnya.
Akibat aksi tersebut, korban kehilangan tas ransel hitam berisi ponsel, laptop, serta uang tunai Rp300 ribu.
“Tas berisi HP diletakkan di atas kursi, sedangkan laptop berada di bawah meja. Saat kembali, seluruh barang sudah hilang. Korban kemudian melapor ke Polsek Tanah Abang,” jelasnya.
Saat ini, NW masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang berkaitan dengan aksi serupa yang diduga dilakukan pelaku.





