FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Negara-negara Ini Berikan Sembako Gratis untuk Rakyatnya Saat Lockdown Diberlakukan



Tak ada negara yang menginginkan lockdown. Akan tetapi, hal itu diambil sebagai pertahanan untuk menyelamatkan warganya dari serangan virus corona.

Di Eropa, beberapa negara sudah mengambil tindakan ekstrem tersebut seperti Italia, Inggris, Spanyol, dan Hungaria. Sementara, Malaysia, Filipina, India, dan Yordania menjadi negara-negara yang mengambil kebijakan serupa di daratan Asia.

Di Benua Afrika, Afrika Selatan dan Ghana ambil bagian. Dari Benua Australia, dua negara besar yakni Australia dan Selandia Baru juga menerapkan kebijakan lockdown.

BACA JUGA:
Ramadan Segera Datang, Netizen Berharap Corona Segera Berlalu
Daftar Lima Daerah 'Lockdown' Cegah Penyebaran Corona
'Yang Kaya Melindungi Yang Miskin, Yang Miskin Melindungi Yang Kaya'


Lockdown tentu saja bukan perkara mudah. Terguncangnya stabilitas ekonomi menjadi alasan utama mengapa banyak negara belum menerapkan keputusan serupa. Kondisi itu pun dirasakan hingga tataran bawah karena roda kehidupan praktis berhenti.

Sejumlah negara mengakalinya dengan memberikan bantuan langsung bagi warganya selama masa lockdown. Apa saja bentuknya?

Filipina

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengambil tindakan pencegahan dengan menerapkan lockdown terhadap sejumlah kota sejak 15 Maret lalu. Dimulai dari Filipina, kemudian meluas ke Pasig dan Pulau Luzon.

Duterte paham betul kesulitan yang akan dihadapi rakyatnya semasa lockdown. Untuk mengatasinya, pemerintah Filipina memberikan bantuan langsung kepada mereka berupa makanan.

Seperti Kota Pasig misalnya, pemerintah setempat mendistribusikan sembako untuk masyarakat miskin. Diberitakan Rappler, Wali Kota Pasig Vico Sotto mengatakan pihaknya menyiapkan 400 ribu kantong makanan yang masing-masing berisi 3 kg beras, 2 kaleng sarden, 2 kaleng kornet tuna, 2 kaleng kornet sapi, dan 2 kaleng roti daging atau setara dengan 397 peso (Rp 126.000).

Hingga saat ini, Filipina memiliki 1.418 kasus positif corona dengan 17 angka kematian.

India

Ketika negara memutuskan untuk me-lockdown wilayahnya, bukan berarti masalah seketika selesai. Tengok saja apa yang terjadi di India.
 
Sejak menerapkan lockdown selama 21 hari mulai 25 Maret lalu, kekacauan menjadi pemandangan sehari-hari. Puncaknya, ribuan warga di kota-kota besar memilih mudik karena mereka sudah tak bekerja dan kelaparan.

Namun, hasrat mereka untuk kembali ke rumah terhalang karena transportasi sudah dihentikan. Sejumlah warga nekat mudik dengan berjalan kaki dengan menempuh jarak 150-300 km.

Atas kondisi itu, Perdana Menteri India Narendra Modi meminta maaf, terutama kepada rakyat miskin. Pemerintah India pun menyatakan bakal membantu mereka dengan memberikan uang tunai dan sembako.

Seperti diberitakan CNBC, Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman menyatakan pemerintah akan memberikan sembako berupa 10 kg beras atau gandum selama tiga bulan ke depan. Tak hanya itu, 1 kg kacang-kacangan juga akan diberikan secara cuma-cuma kepada setiap keluarga.

Hingga Senin (30/3), sebanyak 1.024 orang dinyatakan positif corona dengan 27 orang tewas di India. Sementara, 95 orang dinyatakan sembuh dari penyakit COVID-19 ini.

Yordania

Cara serupa juga ditempuh pemerintah Yordania dengan memberikan makanan ke setiap keluarga akibat kebijakan lockdown semenjak 18 Maret lalu.

Diberitakan Arab News, Menteri Tenaga Kerja Nidal Bataineh mengatakan setiap keluarga akan diberikan 3 kg roti dan air minum yang diantarkan ke rumah masing-masing mulai pukul 09.00-17.00 waktu setempat.

Hingga kini, Yordania memiliki 259 kasus positif corona dengan tiga kematian dan 18 orang sembuh.

Sumber: Kumparan | Foto: Maria Tan/AFP

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-Mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Tata Cara Penyembelihan Hewan Qurban di Karawang Saat Pandemi COvid-19 https://t.co/gOdROKtCaC
1,5 Tahun Jadi Bupati Subang, Ruhimat: Jangan Sampai Kita Kerja Biasa-biasa Saja https://t.co/Jm7FocXNh3
Dengan Sistem Daring, Tahun Ajaran Baru di Indramayu Mulai Senin Depan https://t.co/lZzNWo92wX
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter