FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pasar Ditutup Selama 14 Hari Setelah Pedagangnya Positif Covid-19



Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon memutuskan menutup Pasar Sumber, salah satu pasar tradisional terbesar di daerah tersebut. Selain itu, seluruh area sekitar pasar induk itu juga akan dikarantina selama dua minggu ke depan.

Penutupan pasar dimulai Jumat besok 29 Mei 2020, seluruh kegiatan pasar dilarang. Berbarengan dengan berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua di Jawa Barat termasuk Cirebon.

Keputusan penutupan Pasar Sumber melalui rapat koordinasi yang dipimpin Bupati H Imron Rosyadi. Seluruh anggota Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 sepakat dengan putusan tersebut dan mulai menutup Jumat besok (hari ini).

BACA JUGA:
14 Orang Reaktif Hasil Rapid Test di Pasar Kasomalang Subang
Banyak Dapat Pesanan, Dedi Mulyadi Manjakan Pasien Covid-19 dengan Makanan Enak
PSBB di Jabar Kembali Diperpanjang Hingga 12 Juni
PSBB Jilid II Berakhir, Kabupaten Subang Sambut New Normal


"Kita sepakat menutup kegiatan Pasar Sumber sampai empat belas hari ke depan terhitung mulai Jumat," tutur Bupati Imron.

Selain itu, aparat gabungan berencana melakukan karantina parsial untuk seluruh areal di sekitar Pasar Sumber. Jalan raya menuju pasar akan ditutup dengan pengawasan ketat.

"Ini gerak cepat. Hari ini petugas langsung sosialisasi ke seluruh pedagang untuk rencana penutupan. Jalan juga ditutup, arus lalu lintas yang melewati pasar dialihkan," tutur Imron.

Selama penutupan, petugas akan melakukan penyemprotan desinfektan di kawasan tersebut. Gugus tugas juga akan melakukan test swab massal ulang untuk seratus pedagang.

"Selama empat belas hari akan disemprot desinfektan. Kita juga mulai test swab massal untuk seratus pedagang," tutur Hj Eni Suhaeni, Kepala Dinas Kesehatan setempat.

Dua Pedagang Terpapar

Keputusan karantina parsial untuk Pasar Sumber setelah tim gugus tugas mendapati ada dua pedagang yang positif terpapar virus Corona. Diperoleh dari hasil test swab masal yang dalam dua pekan ini digencarkan gugus tugas di pusat-pusat keramaian, diantaranya Pasar Sumber.

"Dari klaster Pasar Sumber didapati dua pedagang positif. Keduanya perempuan. Yang satu ada riwayat kontak dengan saudaranya yang dari daerah episentrum di Bandung," tutur Nanang Ruhyana, juru bicara gugus tugas.

Seorang lainnya, pedagang yang lokasi jualannya di dua tempat, di Pasar Sumber dan Pasar Balong Kota Cirebon. Petugas sudah melakukan penelusuran, dan diperoleh sedikitnya empat puluh orang yang pernah kontak dengan keduanya.

Dengan penambahan tadi, maka jumlah positif Covid-19 di Cirebon ada dua belas orang. Enam dinyatakan sembuh, empat dalam perawatan di rumah sakit dan dua lainnya meninggal dunia dengan penyakit penyerta stroke serta kanker otak.

"Empat yang dirawat, sekarang menjalani isolasi di rumah sakit. Secara klinis kondisinya sehat," tutur Nanang.

Sumber: Pikiran-Rakyat.com | Foto: Ilustrasi

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Update Covid-19 di Indramayu 28 Oktober: 7 Sembuh dan 12 Positif https://t.co/sjwOVY1Ibm
28 Oktober, Kasus Covid-19 di Subang Bertambah 11 Orang https://t.co/mBUuQnyxSm
Terkonfirmasi Covid-19, Seorang Nakes di Indramayu Meninggal Dunia https://t.co/CvVyhARoFz
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter