FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Termakan Bujuk Rayu Seorang Mahasiswa, Siswi di Banten Rela Bugil Depan Kamera



Tim Ditreskrimsus Polda Banten membekuk seorang lelaki berinisial RK (22) di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.



Dia ditangkap karena telah menyebarkan video seorang siswi tanpa mengenakan pakaian di media sosial (medsos).

Dirreksrimsus Polda Banten Kombes Nunung Syaifuddin mengatakan, pelaku yang diketahui berstatus mahasiswa itu telah membujuk anak perempuan di Banten untuk mau merekam video dan berfoto dalam keadaan tanpa busana.



BACA JUGA:
Dua Sejoli Tewas Dalam Keadaan Bugil, Diduga Berselingkuh dan Keracunan Usai Bersetubuh
Asmara Kandas, Pria di Majalengka Sebar Video Bugil Sang Mantan
Warga Ligung Dihebohkan Penemuan Mayat Setengah Bugil di Area Pertanian
Terungkap! Awal Mula Ditemukannya Mayat Wanita Bugil di Warem Jalur Pantura Subang

“Pelaku ini sudah membujuk korban untuk berfoto dan video tanpa busana. Kemudian dikirim ke WhatsApp dan inbox Facebook milik pelaku,” kata Nunung dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (26/8).



Perwira menengah ini menambahkan, antara korban dan pelaku berkenalan sejak Juni lalu melalui Facebook. Kemudian, komunikasi keduanya makin intens pada Juli hingga bertukar nomor telepon.

Bahkan, pelaku juga merayu korban untuk memberikan kata sandi media sosialnya.

Usai korban termakan bujuk rayu hingga mengirimkan foto dan video telanjangnya, tersangka malah mengunggah video itu di akun Facebook korban pada Agustus.

Hal itu membuat korban kaget dan langsung melaporkan ke Polda Banten dibantu keluarganya.

Nunung menuturkan, alasan pelaku melakukan tindakan tersebut karena korban tak mau lagi mengirim foto dan video tanpa busana kepadanya.

Hal itu membuat pelaku kesal dan menyebarkan video korban di media sosial.

“Ketika korban membuka akun Facebook sudah tidak bisa digunakan kembali dan video sudah menyebar di lingkungan sekolah korban,” beber Nunung.

Setelah dilakukan pengusutan, diketahui pelaku tinggal di Lampung. Dia pun ditangkap pada 14 Agustus di rumahnya dan kini sudah dilakukan penahanan.

“Pelaku kami kenakan Pasal 37 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dan Pasal 76 huruf i UU Nomor 23 tahun 2020 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 16 tahun penjara,” pungkas Nunung.

Sumber: JPNN.com | Foto: Ilustrasi

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Begini Respon Menag Yaqut Saat Ditanya Terkait Polemik Muktamar NU https://t.co/hEu3UIK1SK
Diduga Supir Ngantuk, Pajero Sport Hantam Truk di Tol Cipali, 2 Tewas dan 5 Luka Berat https://t.co/2aljakKsJB
Pengungsi Afghanistan Lakukan Aksi Bakar Diri di Depan Gedung UNHCR Medan https://t.co/Woz1dVwzO7
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter