Megapolitan

Polri Berjanji Akan Usut Tuntas Kasus Teror terhadap Jurnalis Tempo

×

Polri Berjanji Akan Usut Tuntas Kasus Teror terhadap Jurnalis Tempo

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol Wahyu Widada, menegaskan bahwa kepolisian sedang memproses kasus teror terhadap jurnalis Tempo dan berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Pernyataan ini disampaikan Wahyu di Gedung Bareskrim Polri, Trunojoyo, Jakarta Selatan, pada Senin (24/3/2025).

“Semua proses laporan masyarakat tentu kita sikapi, tentu kita akan lakukan penyelidikan dengan baik,” ujar Wahyu saat ditanya oleh awak media mengenai perkembangan kasus ini, seperti dikutip dari video YouTube KompasTV.

Wahyu memastikan bahwa tim penyidik Bareskrim telah turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Namun, ia tidak dapat mengungkapkan secara rinci teknis penyelidikan yang sedang dilakukan. Ia juga tidak memberikan informasi lebih lanjut terkait progres penyelidikan dan meminta agar wartawan bersabar menunggu hasil dari proses penyelidikan yang masih berlangsung.

Rangkaian Teror terhadap Tempo

Sebelumnya, kantor redaksi Tempo menjadi sasaran teror dengan menerima kiriman paket berisi kepala babi pada Rabu (19/3/2025). Paket tersebut dibungkus dalam kotak kardus yang dilapisi styrofoam dan ditujukan kepada Francisca Christy Rosana atau Cica, seorang wartawan desk politik sekaligus host siniar “Bocor Alus Politik”.

Tak berhenti di situ, pada Sabtu (22/3/2025), kantor redaksi Tempo kembali mendapatkan kiriman paket misterius berupa bangkai tikus. Kejadian ini pertama kali diketahui pada pukul 08.00 WIB oleh petugas kebersihan yang menemukan kotak kardus mencurigakan yang terbungkus kertas kado bermotif bunga mawar merah. Awalnya, paket tersebut diduga berisi mi instan, namun setelah dibuka, ditemukan enam bangkai tikus dengan kepala terpenggal yang ditumpuk bersama badannya.

Manajemen gedung melakukan pemeriksaan awal dan mendapati bahwa paket berisi bangkai tikus tersebut diduga dilempar oleh orang tak dikenal dari luar pagar kompleks kantor Tempo sekitar pukul 02.11 WIB. Rekaman keamanan menunjukkan bahwa paket tersebut sempat mengenai sebuah mobil yang sedang diparkir sebelum akhirnya jatuh ke aspal, meninggalkan jejak baret pada mobil yang terkena lemparan.

Kasus teror ini telah mendapat perhatian luas, termasuk dari berbagai pihak yang mengecam tindakan intimidatif terhadap kebebasan pers. Kepolisian kini tengah bekerja untuk mengusut pelaku dan memastikan keamanan bagi para jurnalis dalam menjalankan tugasnya.