Pria Ini Ditembak Mati oleh FBI Usai Ancam Membunuh Joe Biden di Medsos

Robertson yang Ditembak Mati oleh FBI | New York Post

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Seorang pria yang berasal dari Utah dan diidentifikasi sebagai Craig Deleeuw Robertson telah ditembak mati oleh petugas FBI. Sebelumnya, ia telah mengunggah pesan yang tidak menyenangkan dan ancaman di media sosial, termasuk ancaman yang ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

Associated Press melaporkan bahwa petugas FBI menjalankan surat perintah penggeledahan di rumah Robertson ketika insiden penembakan terjadi. Robertson telah menulis beberapa kiriman di media sosial yang mengancam Biden dan juga menunjukkan dukungan terhadap mantan Presiden Donald Trump.

Baca Juga:  Innalillahi, Rumah Marbot Masjid di Kalijati Subang Terbakar

“FBI saat ini sedang menyelidiki penembakan yang melibatkan petugas kami yang terjadi sekitar pukul 06:15 pada hari Rabu, 9 Agustus 2023 di Provo, Utah. Kejadian tersebut dimulai ketika agen khusus berusaha untuk melakukan penangkapan dan eksekusi surat perintah penggeledahan di sebuah rumah. Subyek telah meninggal,” demikian pernyataan yang dikirimkan oleh FBI kepada Newsweek.

“FBI menganggap serius semua insiden penembakan yang melibatkan petugas atau anggota unit tugas kami. Sesuai dengan kebijakan FBI, insiden penembakan ini sedang ditinjau oleh Divisi Inspeksi FBI. Karena ini adalah suatu peristiwa yang sedang berlangsung, kami tidak memiliki rincian lebih lanjut yang dapat diberikan,” tambah mereka.

Baca Juga:  Museum Nasional Mengalami Kebakaran Tadi Malam

Dilaporkan bahwa Robertson adalah seorang anggota terdaftar dari Partai Republik dan di media sosial ia menyebut dirinya sebagai pendukung Maga Trumper. Saat penggeledahan dilakukan, Robertson sedang membawa senjata.

Dalam postingan di akun Facebook-nya, Robertson mengancam akan membunuh Biden dan beberapa tokoh utama dari Partai Demokrat, termasuk Jaksa Agung New York, Letitia James, serta Gubernur California, Gavin Newsom.

Dalam unggahan terbarunya di Facebook, Robertson, yang juga merupakan seorang veteran Angkatan Udara, mengisyaratkan bahwa ia berencana untuk mencoba membunuh Biden saat kunjungannya ke Utah.

Baca Juga:  Waduh! KDM Sebut Anggota Dewan Harus Rutin Bertemu PSK, Apa Alasannya?

“Aku dengar Biden akan datang ke Utah. Menggali setelan lamaku dan membersihkan debu dari senapan sniper M24. Selamat datang, Kepala Badut,” tulis Robertson.

Petugas FBI meminta surat perintah penangkapan terhadap Robertson karena unggahannya di media sosial menunjukkan ancaman nyata yang disengaja untuk membunuh atau melukai Presiden Biden. Saat ini, Robertson sudah meninggal karena tertembak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: red.tintahijau@gmail.com