FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Wow, Seorang 'Pak Ogah' Bisa Hasilkan Duit Rp1,2 Juta Perhari

Indeks Artikel


Tidak sedikit warga memilih bekerja sebagai pengatur lalu lintas atau 'Pak Ogah'.

Pasalnya upah yang diterima Pak Ogah ini terbilang besar dan bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Seperti Pak Ogah di Kabupaten Kuningan misalnya, Arip (30) warga Desa Sampora, Kecamatan Cilimus saat ditemui di kawasan Tugu Ikan wilayah perbatasan Kuningan - Cirebon.

BACA JUGA:
Beli Mobil Hasil Mencuri, Supir Notaris di Subang Ditembak di Kuningan
Tertimbun Longsor, Jalan Majalengka-Kuningan Tak Bisa Dilalui Kendaraan
Hantam Pembatas Jalan, Warga Kuningan Tewas di Pantura Subang

Arip mengaku sudah bekerja menjadi Pak Ogah selama hampir 5 tahun.

"Bekerja untuk mengatur lalu lintas seperti ini, ditekuni sudah sejak lima tahun yang lalu," kata Arip saat lagi menghitung uang sebagai pendapatannya, Rabu (23/9/2020).

Arip menjelaskan, tindakan ini sebelumnya hanya inisiatif dan akibat melihat beberapa kasus yang terlibat kecelakaan di sekitar kawasan Tugu Ikan.

"Sejak jalan lingkar Kuningan Timur ini aktif dan bisa digunakan, sudah banyak kecelakaan lalu lintas daerah sini," ujarnya.

"Sebab, jika dilihat jalur ini trek panjang setengah tanjakan dari arah Cirebon, sehingga kendaraan dari sana sering tancap gas terus," tambahnya.

Menyinggung soal hasil pendapatan, kata dia, dalam sehari dirinya bisa mencapai Rp 1,2 juta.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pasutri Wajib Mencoba, Sensasi Bercinta di Ruangan Sempit https://t.co/XjpTaKYW1a
Inilah Tips Agar Kamu Tidak Terjerat 'Aplikasi Penipu' di Ponsel https://t.co/GIysq5ylWY
Libur dan Cuti Bersama, Pertamina Catat Peningkatan Konsumsi Pertamax Turbo https://t.co/Y9n1bMvPKG
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter