FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Hai Pria, Metode-metode Ini Bisa Perbesar Ukuran Mr. P Anda

Indeks Artikel


Berdasarkan survei yang dilansir laman Manlywellness, sebanyak 45% laki-laki merasa dirinya memiliki penis yang kecil. Ukuran penis memiliki peran penting dalam kehidupan seksual laki-laki dan kepercayaan dirinya.

Itulah mengapa banyak lelaki yang cenderung khawatir dengan ukuran penis yang mereka miliki, bahkan berharap memiliki penis yang lebih besar.

BACA JUGA:
Normalkah Jika Mr. P Tidak Ereksi di Pagi Hari?
Waspada, Kebiasaan Sederhana Ini Bikin Mr.P Jadi Loyo

Berikut ini adalah beberapa metode dan cara yang dipercaya bisa memperbesar penis.

1. Menggunakan penis pump atau pompa penis

Salah satu cara paling populer untuk memperbesar penis adalah dengan meregangkannya dengan tangan atau alat. Cara ini mirip dengan latihan untuk membesarkan otot, yaitu meregangkan kulit dan membuat robekan mikro pada jaringan sel. Robekan mikro ini akan memsar saat sembuh, sehingga membuat penis terlihat lebih besar, meskipun tidak ada jaminan bahwa metode ini akan bertahan lama.

Ada pula alat yang sering disebut sebagai penis pump atau pompa penis, yaitu alat berbentuk silinder yang bertujuan menciptakan ruang hampa udara, yang dipercaya bisa memanjangkan penis dalam waktu yang lama.

Pompa ini akan segera membuat ereksi dan memperpanjang waktu ereksi saat berada di dalam popmpa, karena ada peningkat paksa aliran darah di dalam pembuluh darah penis. Dengan penggunaan teratur, beberapa pria mengklaim bawha itu akan menambah panjang penisnya secara permanen. Namun pompa ini tidak bisa digunakan lebih dari 30 menit dalam satu waktu, karena dikhawatirkan bisa merusak jaringan penis.

2. Menggunakan traction device atau alat penarik

Selain pompa, ada juga alat yang diberi nama traction device atau alat penarik, yang sedikit berbeda dengan pompa penis. Jika pompa penis digunakan untuk menambah ukuran sementara, perangkat ini umumnya digunakan untuk meregangkan penis yang lembek. Biasanya perangkat ini digunakan empat hingga sembilan sehari dalam durasi sampai enam bulan.

Menurut sebuah tinjauan ilmiah pada tahun 2010, pemanjang penis adalah satu-satunya teknik yang memiliki bukti memanjangkan penis dan hasilnya tidak kalah dengan operasi penis. Beberapa penelitian menyelidiki efek dengan perangkat traction ini dengan hasil yang bervariasi. Beberapa hasil menunjukkan bahwa alat tersebut dapat memanjangkan penis sebanyak 1-3 cm. Namun bukti mengenai kesuksesan perangkat ini masih terbatas. Sehingga untuk menentukan keamanan dan keefektifannya akan membutuhkan lebih banyak penelitian.

3. Teknik jelqing

Teknik ini serupa dengan memberikan pijatan pada penis, namun melibatkan beberapa tekanan. Menurut sejumlah literatur, teknik ini bahkan sudah ada sejak peradaban kuno. Cara melakukan metode ini adalah dengan menunggu penis hampir ereksi, lalu dengan menggunakan lubrikan, aplikasikan tekanan di bagian pangkal batang (dekat ke tulang kemaluan) dan geser tangan ke arah ujung sambil memberikan tekanan, seolah-olah sedang “memerah susu”.

Metode ini diklaim bisa menambah kepanjangan dan ketebalan penis, namun ada seorang kontributor majalah kesehatan pria yang mengatakan sudah mencoba jelqing selama dua minggu tanpa hasil. Jika dilakukan dengan benar, teknik jelqing tidak memiliki efek samping, malah bisa memberi manfaat lainnya, meski tidak melibatkan peningkatan ukuran penis. Teknik ini dianggap bisa menjadi cara bagi laki-laki untuk merasa lebih nyaman dengan ereksi dan mengurangi kecemasan mereka seputar ukuran penis.

Namun di sisi lain, jika tidak dilakukan dengan benar, jelqing bisa menyebabkan memar, disfungsi ereksi, hingga masalah kelengkungan penis. Jadi harus dilakukan dengan hati-hati, ya!

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Catat!, Ini Caranya Agar HP Android Anda Aman dari Serangan Saiber https://t.co/civ8kjvM8o
Legislator PPP Jabar Usulkan Empat Pilar Kebangsaan jadi Pelajaran Sekolah https://t.co/QTjT2FtngA
Catat!, Ini yang Boleh Disembunyikan Istri Terhadap Suami https://t.co/qMZo0U6tQO
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter