FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pertamina Lakukan Trauma Healing untuk Anak-anak Terdampak Terbakarnya Kilang Minyak Balongan Indramayu



INDRAMAYU, TINTAHIAJU.COM - Kebakaran Tanki Pertamina RU VI Balongan bisa meninggalkan luka yang sangat mendalam. Trauma, depresi, perasaan tertekan dan was-was tentu masih membayangi dan menyelimuti mereka. Bukan hanya menimpa otang dewasa, anak-anak juga merasakan hal yang sama. Ini karena mereka belum mampu mengontrol emosinya.

Emosi yang intens, galau kebingungan, dan ketakutan adalah perasaan yang wajar yang terjadi pasca insiden, termasuk pada anak-anak. Apalagi, mereka menyaksikan secara langsung bencana kebakaran tersebut dari matanya sendiri.

Trauma memang bisa timbul. Entah karena mereka secara langsung mengalami peristiwa yang membuat shock jiwanya, atau karena berulang kali melihat gambar-gambar yang mengerikan yang ditayangkan setelah kejadian.


BERITA LAINNYA;
Alhamdulillah, 4 Titik Sumber Api di Kilang Balongan Indramayu Berhasil Dipadamkan
BMKG Ungkapkan Kebakaran Kilang Minyak di Balongan Bukan Karena Petir
Kilang Balongan Terbakar, Gubernur: Utamakan Keselamatan Warga

Untuk mengurangi rasa trauma pada anak-anak yang berada di pengungsian GOR Bumi Patra itu, dibutuhkan terapi dalam pemulihan mentalnya. Diharapkan semua pihak saling bahu-membahu untuk memberikan bimbingan trauma healing bagi anak-anak.

Kamis pagi (1/4/2021), tim dari Pertamina dan juga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Indramayu memberikan bimbingan trauma healing. Bimbingan ini diberikan agar anak-anak merasa terhibur, sekaligus pemulihan pasca trauma.

Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina melalui Plt. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Caya, seperti yang dirilis Diskominfo Indramayu menjelaskan, para pengungsi terutama anak-anak mendapatkan bimbingan trauma healing baik dari Pertamina, DPPA, dan juga berbagai relawan.

Selama trauma healing, anak-anak mendapatkan kegiatan seperti bermain, mendongeng, membagikan makanan dan kegiatan lainnya.

Caya menambahkan, sebenarnya sejak masih berada di Pendopo Indramayu para pengungsi telah mendapatkan trauma healing dari berbagai pihak dan relawan.

"Berkat dukungan semua pihak, trauma healing bagi anak-anak pengungsi bisa kita lakukan. Kita berharap anak-anak ini bisa kembali ceria dan melupakan bencana kebakaran yang ada di lingkungannya," kata Caya.



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

TikTok Jadi Aplikasi Paling Banyak Diunduh Pada September 2021 https://t.co/GYlx3wul95
Jadwal Sholat Fardhu untuk Wilayah Majalengka Pada 23 Oktober 2021 https://t.co/TcVFRJoKHB
Jadwal Sholat Fardhu untuk Wilayah Subang Pada 23 Oktober 2021 https://t.co/q7oFJkFzbo
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter