Siskaeee, Tersangka Kasus Film Dewasa Dinyatakan Tidak Mengalami Gangguan Jiwa

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta (Polda Metro Jaya) telah mengumumkan bahwa tersangka dalam kasus produksi film dewasa, Fransiska Candra Novita Sari atau yang dikenal sebagai Siskaeee, tidak mengalami gangguan jiwa.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan hal tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan kejiwaan yang dilakukan oleh Badan Dokter Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya terhadap Siskaeee.

“Hasilnya secara umum menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya gangguan kejiwaan,” kata Ade pada hari Rabu, 7 Februari 2024.

Dijelaskan oleh Ade, tes kejiwaan yang telah dilakukan terhadap Siskaeee mencakup aspek psikologi dan pemeriksaan kesehatan jiwa atau psikiatri.

Baca Juga:  JPU Tuntut Mario Dandy Satriyo Penjara Selama 12 tahun

Berdasarkan hasil tersebut, Ade menyatakan bahwa penyidik dari Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya akan melanjutkan proses hukum terhadap Siskaeee karena dianggap mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Yang bersangkutan dianggap dapat bertanggung jawab atas tindakannya,” tegasnya, seperti yang dilaporkan oleh Antara via KOMPAS.tv, Rabu (7/2/2024).

Sebelumnya, penyidik dari Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan upaya penjemputan paksa terhadap Siskaeee di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu, 24 Januari 2024.

Tindakan penjemputan paksa tersebut dilakukan setelah Siskaeee dua kali tidak memenuhi panggilan untuk pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus produksi film porno.

Siskaeee kemudian dibawa ke Jakarta dan menjalani serangkaian pemeriksaan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya. Setelah pemeriksaan selesai, Siskaeee ditahan oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada malam Rabu, 24 Januari 2024, karena sudah dua kali tidak hadir dalam panggilan.

Baca Juga:  MKMK Temukan Dugaan Anwar Usman Bohong soal Alasannya Tak Ikut Rapat Putusan Batas Usia Capres

Menyikapi penahanan tersebut, kuasa hukum Siskaeee, Tofan Agung Ginting, mengajukan penangguhan penahanan dengan alasan bahwa kliennya mengalami gangguan jiwa.

“Salah satu alasan kami mengajukan penangguhan penahanan adalah karena Siskaeee sedang mengalami gangguan jiwa,” ungkapnya pada hari Kamis, 25 Januari 2024.

Tofan juga menambahkan bahwa sebelum terlibat dalam kasus film porno, kliennya telah menjalani pemeriksaan kejiwaan dan memiliki banyak bekas luka sayatan di tangannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: red.tintahijau@gmail.com