Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Mulainya layanan penerbangan ibadah Umroh melalui Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada pertengahan Januari 2026 dinilai menjadi momentum penting dalam mengaktifkan kembali fungsi strategis bandara kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Ketua Fraksi PAN DPRD Majalengka, Rona Firmansyah, menyebut penerbangan Umroh tidak hanya memberi kemudahan akses bagi jamaah, tetapi juga berpotensi besar menggerakkan roda ekonomi dan meningkatkan intensitas penerbangan di BIJB.
“Pelaksanaan Umroh melalui BIJB ini bukan hanya soal ibadah, tapi juga bagian dari upaya menghidupkan bandara. Ini langkah konkret yang sangat positif,” ujar Rona, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, selama ini masyarakat Jawa Barat bagian timur harus menempuh perjalanan jauh ke bandara lain untuk melaksanakan ibadah Umroh. Dengan adanya layanan langsung dari BIJB, waktu tempuh dan biaya perjalanan menjadi lebih efisien.
Rona menilai wilayah Ciayumajakuning hingga Subang memiliki potensi jamaah Umroh yang besar. Oleh karena itu, kehadiran penerbangan Umroh di BIJB dinilai tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Ini membuktikan BIJB mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Akses lebih dekat, lebih mudah, dan lebih nyaman bagi jamaah,” katanya.
Ia berharap keberhasilan penerbangan Umroh dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan rute-rute lain, baik domestik maupun internasional, sehingga BIJB semakin optimal sebagai pusat transportasi udara Jawa Barat.
“Jika layanan ini berjalan konsisten dan profesional, kepercayaan publik akan tumbuh. Dari sinilah BIJB bisa bangkit dan berkembang,” pungkasnya.





