Megapolitan

Warga Bandung Geger, Pria Tak Dikenal Tusuk Warga dan Bakar Keset Masjid di Coblong

×

Warga Bandung Geger, Pria Tak Dikenal Tusuk Warga dan Bakar Keset Masjid di Coblong

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, TINTAHIJAU.com – Jagat media sosial Kota Bandung dihebohkan oleh aksi nekat seorang pria tak dikenal (OTK) yang mengamuk di kawasan Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, pada Kamis (15/5). Pelaku tidak hanya menusuk seorang warga, tetapi juga melakukan pembakaran keset masjid yang berada di area Kantor Urusan Agama (KUA) Coblong.

Korban penusukan bernama Arif (41), mengalami luka cukup serius setelah ditusuk dua kali pada bagian paha kanan dan kiri. Kejadian bermula ketika Arif sedang memperbaiki mesin mobil dan diberi tahu oleh adiknya bahwa ada seseorang yang membakar keset masjid.

“Kejadiannya sekitar waktu salat Ashar. Saya awalnya lagi membetulkan mesin mobil, terus adik saya kasih tahu kalau ada yang bakar masjid,” ujar Arif saat ditemui wartawan, Sabtu (17/5/2025).

Arif kemudian langsung menuju masjid yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Di sana, ia melihat pelaku, yang diketahui berinisial GRB, sudah berada di depan sebuah minimarket. Saat itu, pelaku tampak gelisah dan terus mengucapkan bahwa dirinya telah ditipu sambil membawa sejumlah berkas.

Menurut kesaksian Arif, warga sekitar yang berada di lokasi mulai merasa resah dan marah terhadap pelaku. Saat hendak mendekati pelaku untuk memastikan bahwa ia tidak membawa senjata, GRB justru tiba-tiba mengeluarkan pisau kecil dari balik jaket dan langsung menyerang Arif.

“Ternyata dia bawa pisau, kecil, katanya pisau Palembang. Saya langsung ditusuk di paha kanan dan kiri,” jelas Arif.

Tusukan tersebut cukup dalam sehingga Arif harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Borromeus. Hingga saat ini, ia masih menggunakan tongkat bantu untuk berjalan akibat luka yang dideritanya. “Biaya pengobatannya saya tanggung sendiri, dan cukup mahal,” tambahnya.

Beruntung, pelaku GRB berhasil diamankan oleh pihak kepolisian kurang dari 24 jam setelah kejadian. Melalui unggahan di akun Instagram resmi Polrestabes Bandung, disebutkan bahwa pelaku ditangkap di tempat indekosnya.

Kapolsek Coblong, Kompol Riki Erickson, membenarkan penangkapan tersebut. “Sudah ditangkap, sekarang sedang menjalani proses pemeriksaan dan kami masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti,” ujarnya melalui pesan singkat.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman atas motif pelaku dalam aksi brutal tersebut.