FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Subhanallah, Ini 9 Manfaat Hafal Al-Qur'an di Dunia



Al-Quran dalam bahasa Arab artinya bacaan. Setiap tahun, ada banyak orang dari berbagai belahan dunia yang menghafal Al-Qur'an, terlepas dari negara mana mereka berasal.

Dalam hadis riwayat Al-Bukhari disebutkan bahwa nabi SAW pernah bersabda,"Yang terbaik di antara kamu (Muslim) adalah mereka yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya."

Kita semua tahu tentang hadiah bagi mereka yang menghafal seluruh Al-Qur'an di akhirat dan di surga, yaitu derajat mereka akan naik dan perbuatan baik mereka akan dilipatgandakan; mereka akan merasa terhormat dengan diminta untuk membaca Al-Qur'an, dan orang tua mereka akan dimahkotai. Sesungguhnya Allah Maha Dermawan.

BACA JUGA:
7 Tingkatan Hadits Shahih Menurut Ulama Hadits
Berhubungan Intim Saat Haid Menurut Islam
Hukum Menggunakan Hand Sanitizer yang Mengandung Alkohol


Ketika di dunia, mereka yang belajar untuk menghafalkan Al-Qur'an akan mendapatkan banyak manfaat termasuk mempercantik dirinya baik di dalam ataupun di luar. Yuk, simak beberapa manfaatnya.

1. Kesabaran

Bagi mereka yang berusaha menghafalkan Al-Qur'an, kesabaran adalah kuncinya.

Banyak dari kita telah mendengar bahwa orang tua selalu memberitahu kita, "Kamu harus belajar untuk bersabar!" Nah, cara apa yang lebih baik untuk belajar bersabar selain dengan menghafal kata-kata Allah?

Dibutuhkan kesabaran untuk melakukan apa yang akan membuatmu berkenan kepada Allah SWT, alih-alih menghabiskan waktu sesuai dengan keinginan. Kesabaranlah yang membuat penghafal Al-Qur’an duduk hingga larut malam atau bangun di hadapan orang lain, sehingga meninggalkan tempat tidurnya, dan memberikan arti penting bagi dirinya.

Dalam surah Al-Baqarah ayat 153, Allah SWT berfirman yang artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan dengan kesabaran dan salat untuk melakukan ketaatan kepada-Ku dan tunduk pada perintah-Ku. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Dia senantiasa membimbing dan menolong mereka.”

Bersabar adalah salah satu karakteristik yang sangat dicintai Allah, dan juga merupakan salah satu yang paling membawa pahala.

2. Keberkahan

“Ada sangat sedikit waktu” atau “waktu hampir habis” atau “hari itu sepertinya tidak pernah berakhir!” Kata ini kedengarannya akrab, bukan?

Mereka merasa seperti tidak memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan semuanya, atau bahkan jika melakukannya, mereka akan merasa bersalah karena tidak melakukan tugas-tugas yang ada secara efisien. Dan dengan tangan kita yang penuh, kita hampir tidak punya cukup waktu untuk menghafal ayat-ayat Al-Qur'an.

Allah berfirman dalam QS. An-Naam ayah 92 yang artinya:

"Dan ini adalah kitab yang telah Kami turunkan, membawa berkah, dan mengkonfirmasi (wahyu) yang datang sebelumnya ….”

Walaupun kita sering disibukkan oleh segala macam aktivitas, sempatkanlah untuk menghafal atau membaca Al-Qur'an. Bahkan jika mampu belajar hanya satu baris per hari, lakukanlah!

Ini akan membawa berkah luar biasa dalam hidup dan terutama dalam waktumu.

3. Kedamaian

Ada banyak hal yang kita lakukan sepanjang hari, dari saat kita bangun sampai tidur. Namun, selalu ada sesuatu yang “hilang” dalam hidup kita.

Uang, status, keluarga, dan teman-teman mungkin membuat kita bahagia, tetapi ada sesuatu yang mengganggu pikiran kita, dan kita tahu bahwa masih ada satu bagian penting yang tersisa dalam teka-teki kehidupan. Bagian yang hilang itu adalah "perdamaian".

Kedamaian yang membawa ketenangan bagi tubuh, pikiran, dan jiwa. Dan tidak ada apa pun di dunia ini yang dapat membawa ketenangan seperti itu, kecuali firman-firman Allah SWT dalam Al-Qur’an.

Allah berfirman dalam QS. Ar-Ra’d ayat 28 yang artinya:

"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram."

Ulama Muslim Ismail Ibn Kathir menanggapi tentang ayat tersebut dalam Kitab Ibnu Katsir yang mengatakan:

"Allah berfirman agar hati mereka menemukan kenyamanan di sisi Allah SWT, menjadi tenang ketika Dia diingat dan senang memiliki Dia sebagai pelindung dan pendukung mereka."

Hati dan jiwa akan dipupuk dengan ayat-ayat Al-Qur'an, bukan oleh kekhawatiran dunia yang sia-sia. Kamu akan menemukan hati yang lebih damai daripada yang pernah kamu kenal.

BACA JUGA:
Berpijak Dari Pandemi Global Corona, Dunia Mencari Cahaya Pelayanan Kesehatan Islam
Hukum Aborsi Dalam Islam
Keutamaan Ilmu dalam Islam dan Dalilnya dalam Al Qur'an
Cara Menasehati Anak Sesuai Ajaran Islam


4. Selalu kembali ke Allah SWT

Menghafal Al-Qur'an akan memunculkan emosi dari hati dengan cara yang paling indah.

Allah berfirman dalam QS. Ar-Ra’d ayat 28 yang artinya:

"Dan mereka menyungkur di wajah mereka sambil menangis, dan mereka bertambah khusuk."

Tetapi, kamu akan segera menyadari bahwa semakin sulit untuk menghafalkan Al-Qur’an, untuk itu kamu akan berdoa kepada Allah untuk diberi kemudahan. Kamu akan terus kembali kepada Allah SWT, meminta bantuan dan dukungannya, sampai mencapai tujuan.

Begitu mencapai target, hati dan lidah akan penuh dengan syukur dan memuji Allah SWT, karena kamu akan sadar bahwa hal itu tidak mungkin terjadi tanpa bantuan-Nya.

5. Belajar menghadapi ego

Menerima kesalahan dan memperbaikinya dilakukan oleh mereka yang berkemauan keras dan siap untuk memperbaiki diri.

Tidak mudah untuk menaklukkan ego dan menerima. Ya, itu sulit. Tetapi, hanya dengan menghafal Al-Qur'an, kamu akan belajar cara menghadapi ego sendiri.
Menghafal Al-Qur'an akan membuat Anda mengerti bahwa kesalahan adalah bagian dari kehidupan, tetapi akan menguntungkan kita jika kita siap menerimanya, belajar dari mereka dan meningkatkannya.

6. Meningkatkan iman dan meleburkan keras hati

Allah berfirman dalam QS. Ali-Imran ayat 8 yang artinya:

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)".

Mungkinkah Anda mulai menghafal Al-Qur'an, dan hati Anda tetap sama? Mustahil!
Al-Quran melembutkan hati yang paling keras, dan menghafalkannya meleburkan kekerasan hati seseorang. Semakin banyak halaman yang dihafal, semakin kuat imannya. Dengan cinta Al-Quran, cinta kepada Allah juga meningkat, dan begitu pula cintamu kepada Nabi-Nya dan para pengikut-Nya.

Allah berfirman dalam QS. Al-Anfal ayat 2 yang artinya:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.”

7. Merefleksikan ayat-ayat Al-Qur’an

Menghafal Al-Quran memiliki efek sehingga Anda akan merenungkan ayat tertentu dengan perspektif baru yang mungkin belum pernah anda pikirkan sebelumnya. Ini adalah salah satu manfaat terbaik yang mungkin didapat seseorang dari menghafal Al-Quran, yaitu, bisa merefleksikan ayat-ayat Al-Quran.

Allah berfirman dalam QS. Shad ayat 29 yang artinya:

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.”

8. Ingatan semakin kuat

Adakah yang pernah mendengar kalau makan almond dapat membuat ingatan menjadi lebih kuat. Tetapi, adakah yang mengatakan menghafal Al-Quran akan membuat ingatan lebih kuat?

Dalam hal ini, untuk kamu yang menjadikan seorang anak sebagai penghafal Al-Quran tentu ada ada pertanyaan yang ditanya hampir semua orang, seperti “Bagaimana anakmu akan mengelola Al-Quran dan belajar?" atau "Apa itu tidak memengaruhi nilai mereka?" tidak ada satu pun pujian atau kata-kata menghibur dari itu semua.

Jika berpikir untuk menjadikan anakmu sebagai hafidh (penghafal Al-Quran) jangan ragu, karena menghafal Al-Quran tidak akan memengaruhi nilainya sama sekali. Sebaliknya, yang sebaliknya akan terjadi. Nilai mereka akan menjadi lebih baik dengan bantuan Allah SWT.

BACA JUGA:
Lembutnya Istri Bisa Hilangkan Lelahnya Suami
Ingin Menjadi Istri Solehah? Ikuti Cara Ini
Do'a Istri, Pembuka Rezeki Suami


9. Hidup lebih terorganisir

Beberapa dari kita menjalankan hidup dengan sebuah rencana. Tetapi, beberapa dari kita memimpin mereka dengan cara yang serampangan, dan bisa membutuhkan pelatihan.

Cobalah, mulai menghafal, lalu kamu akan melihat perbedaannya. Prioritas akan menjadi Quran, dan seluruh hari anda berputar di sekitarnya.

Dalam hadits yang diriwayatkan Zaid ibn Tsabit kepada Rasulullah SAW, ia bersabda:

“Barangsiapa yang hanya fokus pada dunia ini, Allah akan mengacaukan urusannya dan membuatnya takut akan kemiskinan terus-menerus, dan ia tidak akan mendapatkan apa pun dari dunia ini kecuali yang telah ditetapkan baginya.

 Siapa pun yang terfokus pada akhirat, Allah akan menyelesaikan urusannya untuknya dan membuatnya merasa puas dengan kehilangannya, dan rezeki dan keuntungan duniawinya pasti akan datang kepadanya. ”(HR. Ibnu Majah, 4105)

Sumber: Kumparan | Foto: Pexels

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


Twitter Update

Ogah Kalah Dengan Warga, Camat Cikaum Ikut Rapid Test https://t.co/5dktaittAb
Jusuf Kalla Menilai Masjid Lebih Mudah Diatur Protokol Kesehatan Dibanding Mal https://t.co/AX1AgNwnju
Jemput Bola, Pemkab Subang Lakukan Tes Swab kepada 97 Pedagang Pasar Kasomalang https://t.co/zncg2iyHp5
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter