FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

     

     

     

Astronom Temukan Lubang Hitam Rakus yang Bisa Melahap Matahari



Salah satu lubang hitam terbesar di alam semesta ternyata memiliki rasa lapar yang tidak kalah besar dengan ukurannya. Astronom menemukan lubang hitam ini bahkan bisa melahap massa satu matahari dalam sehari.

Seperti yang dikutup dari CNet, Sabtu (3/7/2020) lubang hitam ini diberi nama J2157 oleh astronom. Lokasinya sangat jauh dari Bumi, dengan jarak lebih dari 12 miliar tahun cahaya yang berarti astronom menemukannya saat usia alam semesta masih sangat muda.

"Massa lubang hitam ini sekitar 8.000 kali lebih besar daripada lubang hitam yang ada di galaksi Bima Sakti," kata peneliti dari Australian National University Christopher Onken dalam keterangannya.

BACA JUGA:
Lebih Dekat dengan 2 Astronot NASA yang Terbang Menggunakan Roket SpaceX
Beginilah Pihak NASA Melindungi Astronot Saat Pandemi Corona
Ilmuwan Temukan Dua Planet yang Sedang Lakukan 'Tarian Gravitasi'
Para Ilmuwan Menemukan Planet Telanjang di Luar Angkasa

"Jika lubang hitam Bima Sakti ingin tumbuh sebesar itu, ia harus menelan dua pertiga dari bintang yang ada di galaksi kita," sambungnya.

Jika dibandingkan dengan objek yang ada di galaksi kita, massa lubang hitam ini 34 miliar kali lebih besar dibanding matahari. Lubang hitam supermasif Sagitarius A* yang ada di galaksi Bima Sakti juga terbilang kerdil dibanding J2157.

Onken dan timnya menggunakan Very Large Telescope yang ada di Chile untuk mendapatkan data akurat seputar massa lubang hitam ini. Hasil temuan mereka diterbitkan di Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.

Tim astronom menemukan lubang hitam ini pada tahun 2018 dan terkejut dengan pertumbuhannya yang sangat cepat. Astronom pun mencoba memahami bagaimana lubang hitam sebesar ini bisa berkembang sangat cepat di awal terbentuknya alam semesta.

"Dengan lubang hitam sebesar ini, kami tidak sabar untuk melihat apa yang bisa kita pelajari tentang galaksi tempatnya berkembang," kata Onken.

"Apakah galaksi ini termasuk salah satu raksasa di awal alam semesta, atau lubang hitamnya menelan banyak objek di sekelilingnya? Kami harus tetap menggali untuk mendapatkan jawabannya," pungkasnya.

Sumber: detikINET | Foto: NASA

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pemkab Purwakarta Bantu Kepulangan TKW yang Mendapatkan Kekerasan di Arab https://t.co/MZKCID7bcP
Inilah Do'a Agar Terindar dari Marabahaya https://t.co/kpz639W9wx
Update Covid-19 Karawang, Tambah 3 Orang, 1 Meninggal di Purworejo https://t.co/Zf5uMdNo8s
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter