FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Setelah Huawei, Kini Giliran Xiaomi yang di-Blacklist oleh AS

Indeks Artikel


SUBANG, TINTAHIJAU.com - Pemerintahan Donald Trump telah menumbangkan perusahaan raksasa elektronik asal China Huawei untuk berhenti menjalankan roda bisnis di AS, tidak hanya itu, Trump juga melarang perusahaan AS utuk bekerjasama dalam bentuk apapun dengan Huawei.

Tak ayal, keadaan itu telah memposisikan Huawei serba salah, karena itu produk ponsel teranyar Huawei lahir tanpa dukunga Google dan berjalan dengan OS bikinannya sendiri.

Kabar terbaru yang berhasil kami rangkum dari laman detikINET Jumat (15/1/2021) mengatakan bahwa kini pemerintah AS telah memasukkan Xiaomi kedalam daftar hitam mereka dan menggolongkan Xiaomi sebagai 'perusahaan militer Komunis China'.

BACA JUGA:
Wow!, Xiaomi Rilis Komputer Mungil yang Bisa Masuk Saku

Ini berarti bahwa Xiaomi akan bernasib sama dengan Huawei karena terancam perintah eksekutif yang melarang perusahaan AS untuk berinvestasi di perusahaan yang telah di-blacklist, serta memaksa perusahaan dan investor AS untuk divestasi dari Xiaomi pada 11 November 2021 mendatang.

Kendati demikian, ada kemungkinan bahwa pada saat Trump digantikan oleh Joe Biden nanti, kepemimpinan Biden akan mencabut kebijakan tersebut namun ini cukup menarik dan mengagetkan lantaran Xiaomi telah dimasukkan kedalam dafat hitam pemerintah AS.

Sebagian besar perusahaan yang masuk dalam daftar hitam ini lebih condong ke industri seperti penerbangan, kimia, telekomunikasi, konstruksi, dan infrastruktur lainnya, seperti dikutip dari The Verge, Jumat (15/1/2021)

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Innalillahi, Rina Gunawan Meninggal Dunia https://t.co/ZgVnQXpziw
Jalan Berlubang di Pamanukan Subang Dipasangi Pagar Bambu https://t.co/rZrbQNb6S5
Takut Disuntik Vaksin, Anggota Polres Subang Keluar Keringat Dingin https://t.co/e0X13KdG6a
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter