FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Sejumlah Pelatih di Liga 1 Memilih Mundur, Ini Kata Robert Alberts



Setelah tidak menemukan kesepakatan atas perubahan nilai kontrak yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020. Sejumlah pelatih di Liga 1 memilih mundur dari kursi kepelatihannya, salah satunya dilakukan oleh Pelatih Arema FC Mario Gomez.

Diberitakan sebelumnya, Gomez dipastikan tidak akan melatih lagi Singo Edan karena tidak menemukan kesepakatan terkait gaji. Selain Gomez, ada juga yang terbaru, dimana Pelatih Borneo FC, Edson Tavares juga memilih bercerai dengan klubnya.

BACA JUGA:
Wander Luiz Terkendala Datang ke Indonesia
Harapan Roberts Semua Pemain Bisa Ikuti Latihan Perdana
Tunggu Protokol Kesehatan Resmi dari PSSI, Persib Bandung Belum Lakukan Latihan
Kombes Pol (Purn) Nahkodai ISSI Pengcab Subang

Meski sampai saat ini Borneo belum mengumumkan alasan perceraiannya, mamun kemungkinan hal tersebut disebabkan oleh masalah gaji.

Akun Twitter @Borneo FC pun sudah mengumumkan bahwa Borneo tidak akan diarsiteki lagi oleh Tavares. Termasuk dengan pelatih fisiknya Humberto.

Bahkan melalui postingannya, Borneo FC sudah mengucapkan salam perpisahan kepadanya. "Resmi-Untuk lanjutan Liga 1 2020, Borneo FC tak lagi bekerjasama dengan pelatih fisik asal Brasil, Humberto. Terimakasih atas segalanya Coach," tulisnya.

Menanggapi hengkangnya beberapa pelatih Liga 1 dari klub, Pelatih Persib Robert Albert menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hak pribadi setiap pelatih.

"Saya rasa itu hak pribadi. Secara pribadi, peraturan yang diberikan kepada kami dari otoritas sepakbola Indonesia itu sangat dipertanyakan. Dan dari FIFA sendiri menyatakan tidak bisa ada pihak ketiga yang memutuskan soal kontrak saya," katanya usai menjalani sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa 11 Agustus 2020.

Untuk itu, jika ada pelatih yang tidak menemukan kesepakan bersama klub. Pelatih bisa memutuskan pilihannya, apakah akan bertahan atau tidak.

"Jadi jika ada yang tidak menemukan kesepakatan dengan klub, itu adalah hak pribadi. Tapi di sisi lain, dari kasus yang dialami kami, kami sudah melakukan pertemuan dan tidak mau melihat ini secara jangka pendek," kata Robert.

Pelatih berkebangsaan Belanda ini juga mengatakan, tidak melihat aturan PSSI dari satu sudut pandang saja. Ditambah dia sudah menerima penjelasan dari klub terkait kondisi sepak bola Indonesia saat ini.

"Jika melihat secara jangka pendek, itu sangat individualis untuk saat ini. Kami sudah dapat kejelasan dalam pertemuan tim, kami mau menerimanya. Melihat situasi saat ini, kami mendukung PSSI dan LIB dan juga mendukung Persib Bandung sebagai klub, karena ini situasi yang tidak mudah bagi setiap klub," terangnya.

Sekarang dia hanya berharap kondisi sulit akibat Covid-19 segera berakhir. Dan Robert ingin langkah untuk masa depan.

"Berharap di masa depan kondisinya akan membaik. Itu yang dimaksud kami melihat untuk jangka panjang, kami tidak bisa melangkah mundur dan harus mengambil dua langkah maju untuk masa depan," harapnya.

Di luar itu, Robert menilai Manajemen Persib sangat professional dan terbuka kepada orang-orang yang terlibat di dalam klub. Sehingga dia perlu membayar kepercayaan Persib kepadanya.

"Ini adalah bentuk kerjasama yang harus dilakukan di sepakbola Indonesia saat ini, karena situasi ini tidak mudah bagi siapapun. Tapi, seperti yang saya tadi katakan di awal, semuanya punya hak pribadi untuk tidak menerima (peraturan) ini," pungkasnya.

Sumber: Galamedia | Foto: Persib.co.id

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Contoh Pertanyaan Interview Saat Melamar Kerja dan Tips Menjawabnya https://t.co/gZrvtmHzeZ
Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Majalengka 27 November, Cek Lokasinya di Sini https://t.co/e8tCEjiQoy
Melonjak Lagi, Kasus Covid-19 di Majalengka Tambah 23 Orang https://t.co/1TtO0FpIYR
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter