Olahraga

Bojan Hodak dan Filosofi Sederhana di Tengah Panasnya El Clasico Indonesia

×

Bojan Hodak dan Filosofi Sederhana di Tengah Panasnya El Clasico Indonesia

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, TINTAHJAU.com — Persib Bandung kembali melanjutkan tren positifnya di Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (1/1), Maung Bandung sukses menundukkan rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor tipis 1-0.

Gol semata wayang Persib dicetak Beckham Putra Nugraha pada menit kelima. Gol cepat tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus membawa Persib meraih tiga poin krusial pada pekan ke-17 kompetisi.

Kemenangan ini menambah catatan impresif pelatih Persib, Bojan Hodak, yang datang ke Bandung di tengah musim 2023/2024 menggantikan Luis Milla. Sejak debutnya pada pekan keenam saat menghadapi Persija, Hodak belum tersentuh kekalahan, dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Meski statistik pertandingan menunjukkan dominasi Persib, Hodak memilih bersikap rendah hati. Pelatih asal Kroasia itu mengakui bahwa keberhasilan timnya tidak lepas dari faktor keberuntungan.

“Mengenai hal ini, saya merasa sangat-sangat beruntung. Tapi tentu saja ini hasil yang bagus,” ujar Hodak kepada media usai pertandingan.

Kemenangan atas Persija disambut meriah oleh bobotoh yang memadati stadion. Selain memperkokoh posisi Persib di puncak klasemen, tambahan tiga poin ini juga mengantarkan Maung Bandung menyandang status juara paruh musim Super League 2025/2026.

Hodak pun mengakui laga melawan Persija memiliki makna tersendiri, khususnya bagi warga Bandung dan pendukung Persib. Menurutnya, pertandingan klasik ini selalu sarat emosi dan gengsi.

“Setiap pertandingan melawan Persija selalu seperti ini. Bagi orang-orang di Bandung, laga ini seperti hidup dan mati,” kata pelatih berusia 54 tahun tersebut.

Meski demikian, Hodak menegaskan bahwa sebagai pelatih, ia harus memandang laga tersebut secara profesional dan tetap memperlakukannya seperti pertandingan lainnya.

“Bagi saya ini hanya satu pertandingan. Tapi bagi orang-orang di sini, ini lebih dari sekadar pertandingan,” pungkasnya.