JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Peta persaingan sepak bola di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) mengalami guncangan hebat menjelang bergulirnya FIFA Series 2026. Berdasarkan data live ranking resmi FIFA per Senin (23/3/2026), terjadi perubahan signifikan pada posisi negara-negara semenanjung Malaya dan kepulauan Nusantara, di mana Timnas Indonesia dan Vietnam meroket, sementara Malaysia harus menelan pil pahit.
Garuda Terbang Tinggi di Bawah John Herdman
Tim Nasional Indonesia terus menunjukkan tren positif. Skuad asuhan pelatih John Herdman tersebut berhasil naik satu peringkat ke posisi 121 dunia dengan total 1.144,73 poin. Pencapaian ini menjadi modal berharga bagi “Pasukan Garuda” yang tengah bersiap menjamu Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 27 Maret mendatang.
Jika mampu mengamankan kemenangan dalam laga tersebut, Indonesia akan melaju ke partai final pada 30 Maret 2026 di stadion yang sama. Kemenangan beruntun di ajang ini diprediksi akan terus mendongkrak posisi Indonesia di tabel peringkat dunia secara signifikan.
Nasib Tragis Harimau Malaya
Kontras dengan Indonesia, nasib malang menimpa Malaysia. Tim berjuluk “Harimau Malaya” itu dipaksa terjun bebas sebanyak 14 peringkat dan kini terlempar ke posisi 135 dunia dengan 1.095,90 poin.
Kejatuhan drastis ini merupakan buntut dari sanksi tegas Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Malaysia dinyatakan kalah walkover (WO) dengan skor 0-3 dalam dua laga Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Nepal dan Vietnam. AFC menemukan bukti bahwa Malaysia menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat (ilegal).
Padahal, secara di atas lapangan, Malaysia sempat tampil gemilang dengan melibas Nepal 2-0 dan menghajar Vietnam 4-0. Namun, akibat pelanggaran administrasi tersebut, seluruh poin kemenangan hangus seketika, menyebabkan kerugian besar bagi posisi mereka di ranking FIFA.
Vietnam Petik Keuntungan
Di sisi lain, Vietnam menjadi pihak yang paling diuntungkan dari sanksi Malaysia. Tim “Golden Star Warriors” melesat tajam lima peringkat ke posisi 103 dunia dengan raihan 1.213,62 poin. Meski sempat kalah telak di lapangan dari Malaysia, keputusan AFC memberikan “napas baru” bagi peringkat internasional mereka.
Saat ini, Thailand masih kokoh memimpin sebagai negara ASEAN dengan peringkat tertinggi di posisi 96 dunia. Namun, dengan dinamika yang terjadi di FIFA Series 2026, persaingan untuk menjadi yang terbaik di Asia Tenggara diprediksi akan semakin memanas dalam beberapa pekan ke depan.
Daftar Live Ranking FIFA ASEAN (Per 23 Maret 2026):
- Thailand (Peringkat 96 – 1.243,27 poin)
- Vietnam (Peringkat 103 – 1.213,62 poin | +5)
- Indonesia (Peringkat 121 – 1.144,73 poin | +1)
- Malaysia (Peringkat 135 – 1.095,90 poin | -14)
- Filipina (Peringkat 136 – 1.090,95 poin)
- Singapura (Peringkat 148 – 1.050,35 poin)
- Myanmar (Peringkat 163 – 990,81 poin)
- Kamboja (Peringkat 180 – 911,54 poin)
- Brunei Darussalam (Peringkat 188 – 875,78 poin)
- Laos (Peringkat 190 – 875,78 poin)
- Timor Leste (Peringkat 198 – 835,55 poin)



