BANDUNG, TINTAHIJAU.com — Klub bola basket Satria Muda Pertamina Bandung resmi membuka lembaran baru menyambut musim kompetisi 2026 dengan menggelar acara Official Team & Jersey Launch di GOR C-Tra Arena, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Senin (5/1). Acara ini menandai kesiapan klub legendaris tersebut untuk kembali bersaing di level tertinggi bola basket nasional.
Peluncuran tim dan jersey baru ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Wali Kota Bandung M Farhan, serta jajaran PP Perbasi pusat dan daerah, Dispora, KONI, IBL, insan media, komunitas basket, hingga para pendukung setia Satria Muda.
Menpora Erick Thohir menyebut kehadiran Satria Muda di Bandung bukan sekadar reuni emosional dengan klub lama, melainkan bagian dari upaya pemerintah mendorong pengembangan olahraga di daerah. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan fokus Kemenpora dalam memperkuat ekosistem olahraga nasional, khususnya bola basket.
Wali Kota Bandung M Farhan menegaskan bahwa Satria Muda merupakan kehormatan bagi Kota Bandung. Menurutnya, setelah Persib, kehadiran klub basket papan atas nasional semakin mengukuhkan Bandung sebagai rumah bagi klub-klub olahraga berprestasi. Ia juga menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Bandung untuk menjadikan kota ini sebagai salah satu pusat industri olahraga di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Satria Muda Pertamina Bandung juga memperkenalkan tiga jenis jersey musim 2026, yakni Home, Away, dan Alternate, yang dikemas dalam edisi Player Issue – Inaugural Edition. Jersey tersebut diproduksi secara terbatas dan tidak akan dicetak ulang.
CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, mengungkapkan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari perjalanan Satria Muda. Ia menilai kolaborasi ini dilandasi kesamaan nilai dan kepercayaan, serta bertujuan mendukung performa terbaik atlet di setiap pertandingan.
Sementara itu, Managing Director Satria Muda Pertamina Bandung, Christian Ronaldo Sitepu, menyebut musim 2026 sebagai fase penting dalam perjalanan klub. Ia menekankan pentingnya konsistensi prestasi yang dibangun di atas fondasi jangka panjang, termasuk kemitraan strategis dengan sponsor.
Dari sisi teknis, pelatih kepala baru Djordje Jovicic menyatakan optimismenya terhadap kesiapan tim. Ia menilai para pemain menunjukkan progres positif selama masa persiapan, dengan sistem permainan yang disiplin, etos kerja tinggi, serta atmosfer tim yang solid.
“Kami fokus membangun identitas permainan yang kuat. Dengan kedalaman skuad yang kami miliki, tim siap bersaing sejak awal musim,” ujar Djordje.
Manajemen pun mengajak seluruh warga Bandung untuk hadir, mendukung, dan menjadi bagian dari perjuangan Satria Muda Pertamina Bandung sepanjang musim kompetisi 2026.