Olahraga

Timnas U20 Indonesia Matangkan Persiapan di Surabaya untuk Hadapi Agenda Internasional di 2026

×

Timnas U20 Indonesia Matangkan Persiapan di Surabaya untuk Hadapi Agenda Internasional di 2026

Sebarkan artikel ini
Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)

SURABAYA, TINTAHIJAU.com — Timnas U20 Indonesia mulai mempersiapkan diri menghadapi agenda internasional sepanjang tahun 2026. Garuda Muda menargetkan dua turnamen penting, yakni ASEAN Championship U19 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11–14 Juni serta Kualifikasi Piala Asia U20 2027 pada 29 Agustus hingga 6 September.

Sebagai langkah awal persiapan, tim asuhan Nova Arianto menggelar pemusatan latihan (training camp/TC) di Surabaya, Jawa Timur, pada 2–15 Maret 2026. Program ini menjadi fase awal untuk membangun kerangka permainan sekaligus menyatukan konsep taktik tim.

Nova Arianto menjelaskan, pemusatan latihan perdana ini tidak hanya bertujuan memantau kondisi para pemain, tetapi juga menyamakan filosofi permainan dengan tim nasional senior.

“Selama TC kali ini, selain kami ingin melihat secara kondisi pemain, baik pemain baru maupun beberapa pemain yang dari Piala Dunia U17 kemarin,” ujarnya seperti yang dilansir dari laman KOMPAS.com, Jum’at. (06/3/2026).

Menurutnya, kesamaan filosofi permainan antara tim kelompok usia dan timnas senior menjadi hal penting agar para pemain muda lebih mudah beradaptasi ketika naik ke level berikutnya.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi intens dengan pelatih timnas Indonesia senior, John Herdman, untuk menyelaraskan konsep permainan di semua level tim nasional.

“Dan fokus kami dalam minggu ini adalah bagaimana kami menyeragamkan secara game plan atau secara filosofi yang akan dibuat di timnas senior. Karena sekali lagi kami sudah banyak bicara dengan coach John dan kami akan membuat seperti satu linier dari timnas U20, U23 dan U24,” tutur Nova Arianto.

Meski demikian, Nova menegaskan kesamaan filosofi tidak berarti pendekatan taktik yang kaku. Formasi dan strategi akan tetap menyesuaikan dengan karakter lawan yang dihadapi.

“Tetapi secara game plan, secara bagaimana kita menyerang, bagaimana kita bertahan itu menjadi fokus pemain selama TC U20,” imbuhnya.

Dalam pemusatan latihan ini, tim pelatih memanggil 28 pemain muda yang merupakan kombinasi antara wajah baru dan pemain yang sebelumnya tampil di Piala Dunia U17. Nova menilai kehadiran dua kelompok pemain tersebut memberikan kesempatan untuk menilai potensi sekaligus kesiapan mereka menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi.

Ia mengakui bahwa tuntutan bermain di level U20 lebih berat dibandingkan kelompok usia sebelumnya.

“Levelnya tentu berbeda. Walaupun usia mereka hanya terpaut satu tahun, tuntutan permainan di U20 lebih tinggi,” kata pelatih asal Semarang tersebut.

Meski demikian, pengalaman internasional yang telah dimiliki sebagian pemain dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan baru.

“Saya melihat pemain dari tim U17 memiliki mental yang cukup baik karena sudah punya pengalaman internasional. Dari sisi mental bertanding mereka cukup siap, meskipun masih ada beberapa hal yang harus ditingkatkan,” sambungnya.

Saat ini sebanyak 25 pemain telah mengikuti sesi latihan di Surabaya. Namun komposisi skuad masih bersifat sementara karena proses seleksi akan terus dilakukan hingga mendekati turnamen.

Beberapa pemain juga mendapat izin untuk kembali memperkuat klubnya di kompetisi Super League 2025-2026 sebelum kembali bergabung dengan tim nasional.

“Ada izin dari Persebaya yang meminta tiga pemain untuk bergabung dengan klub dulu. Saya izinkan karena sekali lagi itu kesempatan yang baik bagi pemain untuk bisa bermain di kompetisi,” kata Nova Arianto.

Ia menegaskan peluang bagi pemain lain untuk masuk ke dalam skuad Timnas U20 Indonesia masih terbuka selama mereka mampu menunjukkan performa terbaik.

“Jika ada pemain yang menunjukkan performa lebih baik,” ucap Nova Arianto.