SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Harapan hidup masyarakat Kabupaten Subang menunjukkan tren positif. Berdasarkan data capaian tahun 2024, angka harapan hidup (AHH) Subang mencapai 73,51 tahun, mendekati target yang ditetapkan sebesar 73,36 tahun.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras lintas sektor, terutama melalui berbagai program kesehatan yang menyasar seluruh siklus kehidupan.
“Angka harapan hidup kita terus meningkat dan ini merupakan indikator penting kualitas kesehatan masyarakat. Tahun 2024 ini kita capai 73,51 tahun, bahkan sedikit melampaui target. Kita optimis target 2025 sebesar 75,31 tahun bisa tercapai,” ujar dr. Maxi, Kamis (25/7/2025).
Ia menjelaskan, keberhasilan ini didorong oleh sembilan proyek strategis yang dijalankan Dinas Kesehatan, antara lain:
- Pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan) untuk ibu hamil, menyusui, dan balita.
- Cek kesehatan gratis di 40 Puskesmas se-Kabupaten Subang.
- Pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup melalui integrasi layanan primer di puskesmas, pustu, dan posyandu.
- Pengendalian penyakit menular dan tidak menular, serta peningkatan layanan kesehatan jiwa.
- Penyehatan lingkungan untuk menunjang kualitas hidup masyarakat.
- Pemenuhan sediaan farmasi agar pelayanan kesehatan tidak terkendala.
- Pengawasan keamanan pangan untuk mendukung gizi dan kesehatan masyarakat.
- Pemerataan distribusi SDM Kesehatan, agar semua wilayah mendapatkan akses layanan setara.
- Penguatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan pendanaan kesehatan berkelanjutan.
“Semua program ini saling terintegrasi untuk memastikan masyarakat Subang mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas sejak dalam kandungan hingga lansia,” tegasnya.
Dinas Kesehatan juga menargetkan peningkatan AHH hingga 75,53 tahun pada 2026, dengan penguatan sistem layanan dan sinergi lintas OPD serta sektor swasta.




