Pemerintahan

Disnakertrans Subang Targetkan 50 Persen Pengangguran Terserap di 2026

×

Disnakertrans Subang Targetkan 50 Persen Pengangguran Terserap di 2026

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Kepala Disnakertrans Kabupaten Subang, Rona Mairiansyah, menargetkan 50 persen dari sekitar 70 ribu pengangguran di Kabupaten Subang dapat terserap pada tahun 2026.

Rona menyebutkan, hingga tahun 2025 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di Subang masih berada di kisaran 70 ribuan orang. Angka tersebut bersifat fluktuatif, karena setiap waktu ada masyarakat yang masuk kerja maupun yang keluar atau mengundurkan diri dari pekerjaannya.

“Kondisi ini dinamis. Hari ini ada yang diterima kerja, di sisi lain ada juga yang resign,” ujar Rona.

Ia menjelaskan, mayoritas pengangguran berasal dari lulusan SMK yang secara proyeksi seharusnya dapat langsung masuk ke dunia kerja setelah lulus. Namun pada praktiknya, jumlah perusahaan yang membuka lowongan kerja belum sebanding dengan jumlah lulusan yang tersedia.

Meski demikian, Rona menilai atmosfer investasi di Kabupaten Subang cukup positif. Tren peningkatan investasi ini diharapkan mampu mendorong terbukanya lebih banyak lapangan kerja baru.

Rona pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas daerah, agar iklim investasi tetap aman dan nyaman sehingga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja lokal.

Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM yang diunggah melalui akun resmi Kawasan Rebana, total realisasi investasi di kawasan Rebana mencapai Rp36,67 triliun, atau meningkat Rp13,41 triliun (tumbuh 57,67 persen) dibandingkan tahun 2024.

Dalam data tersebut, Kabupaten Subang tercatat sebagai daerah dengan realisasi investasi terbesar di Kawasan Rebana. Sepanjang tahun 2025, nilai investasi yang masuk ke Subang mencapai Rp18,2 triliun, menjadikannya kontributor utama, jauh melampaui daerah lain di kawasan tersebut.

“Mudah-mudahan investasi ini berjalan lancar dan kondusif, sehingga penyerapan tenaga kerja bisa maksimal. Minimal setengah dari jumlah pengangguran bisa terserap. Dari perusahaan yang ada, sekitar 35 ribu tenaga kerja berpeluang terserap,” kata Rona.

Untuk mendukung transparansi dan pemerataan kesempatan kerja, proses rekrutmen tenaga kerja di Kabupaten Subang dilakukan melalui aplikasi “Nyari Gawe”. Disnakertrans Subang mengimbau seluruh perusahaan agar memanfaatkan aplikasi tersebut dalam proses penerimaan tenaga kerja baru.