FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Data Warga Miskin di Subang Kacau, Orang Meninggal Masih Terima Bantuan



SUBANG, TINTAHIJAU.COM - Data kemiskinan warga di Kabupaten Subang rupanya tidak belum terintegritas alias banyak versi. Akibatnya ada orang yaang sudah meninggal dunia masih mendpaat bantuan

Hal ini terungkpa pada Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Jabar bersama Wagub Jabar Uu ruzhanul Ulum lewat virtual.

Waabup Subang Agus Masykur mengatakan ada ketidak samaan data kemiskinan atau banyak versi. Menurut dia, dalam data statistic BPS Subang data miskin di Subang sekitar 8%, namun data di BPKS sebesar 42%. Data tersebut berbeda dengan data penerima bantuan social pada saat pandemi covid-19 ynag mencapai 80%.

"Dalam penanganan kemiskinan di Kabupaten Subang data harus betul-betul dilaksanakan dengan baik, karena kesalahan data kemiskinan bisa menjadi persoalan salah kebijakn yang diambil," kata Agus.

Agus menegaskan, persoalan perbedaan dan kesalahan data ini harus dilakukan perbaikan-perbaikan. Menurutnya, banyak data orang yang sudah meninggal namun data di pusat belum diperbaiki sehingga muncul kembali nama orang tersebut mendapatkan bantuan. "Ini haarus menjadi perhatian bersama untuk bisa mengurai permasalahan data," tegasnya.

Sementara itu Wakil guabernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dalam rakor tersebut menyampaikan bahwa rakor TKPK dengan seluruh Kabupaten/Kota se Jawa Barat sebagai bentuk kebersamaan menanggulangi kemiskinan di Jawa Barat karena kepala daerah menjadi pelaku kebijakan di daerah dalam menanggulangi dan membantu masyarakat yang miskin.

'Kemiskinan di Jawa Barat dan daerah merupakan tugas inti para kepala daerah dan pemerintah provinsi serta pemerintah daerah menangani dan menanggulnginya sehingga kedepannya masyarakat menjadi sejahtera,' katanya.

Uu Ruzhanul Ulum menekankan pentingnya upaya bersama atau kolaborasi antara Pemda Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah kabupaten/kota di Jabar. 'Perlu ada sinkronisasi program antara program penanggulangan kemiskinan di provinsi dan kabupaten/kota,' imbuhnya.

Untuk itu, dalam rakor yang dihadiri para Wakil Bupati dan Wakil Walikota yang ada di Jawa Barat ini, Wagub berharap akan ada solusi untuk menanggulangi kemiskinan di daerah.



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Dalam 10 Bulan, Pemkab Purwakarta Bertabur Penghargaan https://t.co/CIclG8woX6
Tempati Lahan 15 Hektarem Pesantren Tahfidz - Agrobisnis Bakal Hadir di Desa Cisampih, Subang https://t.co/kpXmNeOuiK
Alami Kenaikan, Penerimaan ZIS di Baznas Subang Capai Rp2.3 Miliar https://t.co/xTKRixDMbG
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter